Bikin Warga Geleng-geleng Kepala Kelakuan Para Pejabat Publik Kita


Sambar.id Jakarta || Kali ini, datang dari Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto. Baru enam (6) hari lalu (10/04) dilantik Presiden Prabowo sebagai Ketua Ombudsman RI, kini (16/04) ditangkap penyidik Kejagung, dalam kasus dugaan suap tambang nikel di Sulawesi Tenggara. Ajaib. Rekor MURI mungkin pecah. 


Kok bisa ya, dengan mudah orang seperti Hery Susanto ini lolos seleksi dan melenggang manis sampai ke DPR dan dilantik Presiden, tidak saja sebagai anggota, tapi juga sebagai Ketua. Ternyata, dia seorang terduga korupsi dan mungkin hidup dari uang suap selama ini. 


Perlu diketahui bahwa Hery Susanto ini sudah menjadi anggota Ombudsman sejak tahun 2021. Saat dilantik kemarin, berarti dia dilanjut ke periode kedua dan naik pangkat dari anggota menjadi ketua. 


Ternyata, usia Hery Susanto sebagai Ketua Ombudsman hanya enam (6) hari saja. Lebih lama ia menghirup udara bebas sebagai anggota ketimbang ketua. Tampangnya memang bersih, tapi isi dalamnya siapa yang tahu. 


Seharusnya, ia menolak sebagai ketua, cukup anggota saja. Tapi itulah terduga koruptor. Ia tak pernah merasa puas. Umpama meminum air laut yang tak pernah menghilangkan dahaga. Semakin diminum, semakin kehausan. 


Padahal, tugas Ombudsman itu adalah mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik oleh pemerintah dan Badan-badan di Pemerintah. Tapi, sayangnya, pengawas itu sendirilah yang rusak. Publik dibiarkan teraniaya oleh pelayanan publik yang ala kadarnya saja. 


Dari segi jenjang pendidikan, Hery Susanto, tidaklah kurang. Seorang Doktor dari UNJ. Karena itu, titel bukanlah jaminan seorang bisa hidup dengan baik dan benar. 


Apes betul nasib bangsa ini diisi oleh orang-orang yang seperti Hery Susanto ini. Kabarnya, dulu seorang aktivis pula. Ya, sudahlah. Memang sulit berharap kita sama para pejabat ini.

Lebih baru Lebih lama