Sambar.id, JATIM |
Pasuruan - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasuruan hingga kini masih memburu pelaku pelemparan bom ikan atau bondet yang menewaskan Juari (43), seorang makelar sepeda motor asal Kecamatan Sukorejo.
Meski peristiwa berdarah tersebut sudah berlalu selama empat bulan, polisi mengaku telah mengantongi identitas terduga pelaku yang berinisial U.
Motif Asmara dan Identitas Pelaku
Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Daffa Sava Pradana, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah melakukan pengejaran intensif terhadap U. Berdasarkan penyelidikan awal, terduga pelaku diketahui merupakan warga Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.
"Kasus pelemparan bondet di Lawatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, masih dalam tahap penyelidikan dan terus berjalan. Identitas pelakunya sudah kami ketahui, namun yang bersangkutan belum tertangkap," ujar Daffa saat memberikan keterangan, Selasa (7/4/2026).
Polisi menduga kuat bahwa motif di balik aksi pembunuhan sadis ini dilatarbelakangi oleh masalah asmara. Namun, kepastian mengenai motif tersebut baru bisa digali lebih dalam setelah pelaku berhasil diamankan.
Menjadi Atensi Kepolisian
Hingga saat ini, Tim Buru Sergap (Buser) Polres Pasuruan masih melacak keberadaan U yang terus berpindah-pindah tempat. Daffa menegaskan bahwa kasus ini menjadi atensi khusus bagi jajaran kepolisian di lapangan.
"Sejauh ini keberadaan pelaku belum diketahui pasti, tetapi kami terus melakukan pencarian dan pengejaran secara maksimal. Kasus ini merupakan atensi kami di lapangan," tutur Daffa.
Kronologi Singkat
Peristiwa mematikan ini menimpa korban, Juari, pada Kamis (4/12/2025) silam di kawasan Dusun Mengeng Utara, Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai makelar motor tersebut tewas seketika setelah terkena ledakan bondet yang dilempar oleh orang tidak dikenal.
Sumber: Humas/Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan
(sbr_id/Red)






.jpg)



