SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Pihak Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu memberikan klarifikasi resmi menanggapi keluhan pasien terkait kondisi fasilitas ruang perawatan yang dinilai kurang memadai, khususnya mengenai ketiadaan sprei di sejumlah ruang rawat inap.
Direktur RSUD Undata, dr. Nurlaela Harate, M.PH., menyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pasien, termasuk respons layanan yang dinilai lambat.
Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan secara menyeluruh.
"Kami memohon maaf atas slow respon pelayanan. RSUD Undata terus berupaya memperbaiki pelayanan dan fasilitas yang ada demi memberikan standar pelayanan yang sesuai bagi pasien," ujar dr. Nurlaela saat memberikan keterangan kepada awak media ini, Senin (20/4/2026)
Menanggapi keluhan spesifik di Gedung Seroja dan Gedung Flamboyan, dr. Nurlaela menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana perbaikan infrastruktur besar-besaran pada tahun ini.
Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan fasilitas dengan standar terbaru pelayanan rumah sakit bertaraf Nasional.
"Insya Allah tahun ini gedung tersebut rencananya akan dilakukan rehabilitasi terkait ketersediaan Gedung KRIS (Kesiapan Rawat Inap Standar) dan penyesuaian standar BPJS," tambahnya.
Terkait keluhan pasien di Kelas III Gedung Seroja yang belum mendapatkan fasilitas sprei sejak masuk perawatan, manajemen memastikan akan segera memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dasar tersebut di titik-titik yang terpantau minim fasilitas.
Pihak RSUD Undata menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan medis yang optimal serta sarana penunjang yang layak agar pasien dapat pulang dalam kondisi puas terhadap layanan rumah sakit.**/Tim Red.







.jpg)



