Pemkab OKU Siapkan Lahan Strategis untuk Pembangunan Kantor UPT BPOM

Sambar.id, OKU |

Baturaja – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam mendukung pembangunan kantor Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mulai diwujudkan secara nyata. Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah lokasi strategis yang rencananya akan dihibahkan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

 

Hal tersebut disampaikan Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., saat menerima audiensi perwakilan BPOM RI di Rumah Dinas Bupati, Rabu (22/4/2026).

 

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) BPOM, Irjen Pol. Jayadi, S.I.K., M., Kepala Biro Umum BPOM, Dra. Asih Liza Restanti, Apt., M.Kes., serta Kepala BPOM Perwakilan Palembang, Yani Ardiyanti, S.F., Apt., M.Sc., beserta jajaran.

 

Dalam sambutannya, Bupati Teddy Meilwansyah menyambut baik rencana pendirian Loka BPOM di wilayahnya. Menurutnya, letak geografis OKU yang berada di titik tengah Provinsi Sumatera Selatan dinilai sangat strategis dan tepat untuk menjangkau wilayah kabupaten lainnya di sekitarnya.

 

Bupati menegaskan kesiapannya untuk mendukung sepenuhnya proses pembangunan tersebut. Bahkan, pihaknya telah mempersiapkan beberapa opsi lahan hibah yang akan disesuaikan dengan standar dan kriteria teknis dari BPOM.

 

“Salah satu lokasi yang kami tawarkan berada di area belakang Kantor Pemkab OKU, berdekatan dengan rencana pembangunan sekolah, serta beberapa titik lain yang dinilai strategis,” ungkapnya.

 

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan untuk bersinergi membangun kantor BPOM di sini. Pemkab OKU siap mensupport penuh, apa pun yang diperlukan akan kami bantu semaksimal mungkin,” tegas Bupati Teddy.

 

Ia berharap pembangunan kantor UPT BPOM ini dapat segera direalisasikan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Kehadiran instansi ini dinilai tidak hanya memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pembangunan daerah.

 

“Kami sangat bangga jika BPOM hadir di OKU. Mari kita sama-sama komitmenkan agar pembangunan berjalan lancar, karena dampaknya akan luar biasa bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Sestama BPOM Irjen Pol. Jayadi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari Bupati OKU serta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, ia juga turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ayahanda Bupati OKU, Alm. Suprijadi Jazid.

 

Jayadi menjelaskan, saat ini di Sumatera Selatan baru terdapat dua UPT BPOM, yaitu di Palembang dan Lubuklinggau. Kondisi ini dirasa belum maksimal karena harus melayani seluruh 17 kabupaten dan kota yang ada. Oleh karena itu, pembangunan UPT baru di OKU menjadi sangat mendesak untuk memperluas cakupan layanan.

 

“Tujuannya adalah untuk mendekatkan pelayanan. Nantinya UPT di OKU ini diharapkan bisa mengcover minimal tiga wilayah, yaitu OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan,” jelasnya.

 

Kehadiran UPT BPOM nantinya juga diharapkan mampu memberikan pendampingan teknis kepada pelaku UMKM dan industri pangan lokal, sehingga keamanan pangan dan kualitas produk masyarakat semakin terjamin.

 

“Namun demikian, saat ini pemerintah pusat belum memiliki aset lahan dan bangunan di daerah. Oleh karena itu, kami sangat berharap dukungan dari Pemkab OKU melalui penyediaan lahan hibah agar rencana strategis ini dapat segera terwujud,” pungkas Jayadi.

 

( Amel /TIM)

Lebih baru Lebih lama