Sambar.id, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Kecelakaan tersebut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek (4) dan Commuter Line Cikarang (5568A) pada Senin malam (27/4/2026).
"Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan penanganan darurat berjalan dengan cepat dan tepat," ujar Wapres Gibran dalam keterangan tertulisnya.
Penanganan Darurat dan Evakuasi
Wapres menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah proses evakuasi dan pelayanan kesehatan bagi para korban luka. Pemerintah telah menginstruksikan pihak terkait untuk menjamin seluruh kebutuhan medis korban terpenuhi tanpa hambatan.
Selain penanganan korban, Gibran menekankan pentingnya langkah preventif ke depan. Ia memerintahkan adanya audit terhadap sistem operasional transportasi massal tersebut.
"Evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan operasional perkeretaapian dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang," tegasnya.
Ajakan Doa bagi Korban
Di akhir pernyataannya, Wapres mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan moral. Ia berharap keluarga korban diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.
"Wapres mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan," pungkas keterangan tersebut.
Sumber: Kementerian Sekretariat Negara RI/Sekretariat Wakil Presiden
(sbr_id/Red)






.jpg)



