Warga Desa Lumahan Desak Pemkab Tanjung Jabung Barat Segera Normalisasi Parit

Sambar.id, JAMBI |

Tanjung Jabung Barat – Warga Parit Ilahi di RT 07 dan RT 08, Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, kembali menagih janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkait normalisasi parit anak. Masyarakat menilai pemerintah lamban merespons persoalan yang telah menghambat produktivitas perkebunan selama bertahun-tahun tersebut.


Kondisi Infrastruktur yang Memprihatinkan


Berdasarkan pantauan di lapangan, parit yang berfungsi sebagai jalur utama irigasi perkebunan warga kini mengalami pendangkalan parah. Material lumpur dan semak liar tampak memenuhi badan parit, sehingga menyumbat aliran air secara total di sejumlah titik.


​"Ini bukan persoalan baru. Kami sudah berulang kali menyampaikan masalah ini, tetapi Pemkab belum memberikan tindakan nyata," ujar salah satu warga kepada media, Jumat (10/4/2026).


Dampak Ekonomi bagi Petani


Kondisi drainase yang buruk ini berdampak langsung pada sektor ekonomi desa. Warga mengeluhkan penurunan kesuburan lahan akibat sistem sirkulasi air yang tidak berfungsi. Padahal, mayoritas penduduk Desa Lumahan menggantungkan hidup pada hasil perkebunan.


Berikut adalah poin-poin utama tuntutan warga:


• Realisasi Segera: Warga meminta pengerjaan fisik segera dilakukan tanpa alasan administratif.


• Transparansi Anggaran: Masyarakat mempertanyakan status usulan yang telah diajukan melalui berbagai forum musyawarah.


• Kepastian Teknis: Petani membutuhkan bukti nyata di lapangan guna menghindari kerugian gagal panen saat cuaca ekstrem.


Respons Pemerintah Daerah


Menanggapi desakan tersebut, pihak Kecamatan Senyerang menyatakan bahwa usulan warga sebenarnya telah diteruskan ke tingkat kabupaten. Namun, proses eksekusi masih terganjal birokrasi keuangan.


​"Usulan sudah masuk dalam perencanaan. Namun, realisasinya masih menunggu proses anggaran dan verifikasi teknis," jelas perwakilan pihak kecamatan.


​Di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Barat berjanji akan segera menurunkan tim ke lokasi. Pemerintah berdalih bahwa penanganan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas daerah.


Menanti Aksi Nyata


Meskipun pemerintah telah memberikan penjelasan, warga tetap merasa kecewa. Alasan administratif dinilai tidak sebanding dengan kerugian jangka panjang yang dialami petani.


Bagi masyarakat Desa Lumahan, normalisasi parit bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan urat nadi ekonomi yang menentukan kesejahteraan mereka. Warga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga alat berat benar-benar bekerja di lokasi.


Sumber: Warga

Pewarta: Apriandi Tj

(sbr_id/Red)

Lebih baru Lebih lama