Sambar.id Lubuk Baja, Batam – Aroma perjudian diduga semakin menyengat di jantung kota. Di tengah hiruk-pikuk tempat hiburan, praktik gelper (mesin slot) dan “barbel bola” tebak angka disebut-sebut beroperasi terang-terangan di Billiard Center BC dan Gukong—tanpa rasa takut, tanpa sembunyi.
Yang bikin publik geram, aktivitas ini bukan terjadi di sudut gelap, melainkan di lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat, bahkan remaja. Dugaan praktik ilegal ini seolah dipertontonkan bebas, memantik satu pertanyaan besar: di mana aparat?
“Ini sudah kelewatan. Semua orang tahu, tapi tidak ada tindakan nyata. Seolah-olah dibiarkan,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.
Keresahan warga kini memuncak. Mereka menilai dampak yang ditimbulkan bukan sekadar kerugian uang, tetapi ancaman serius bagi generasi muda. Remaja yang seharusnya terlindungi justru diduga terpapar praktik perjudian sejak dini.
Sorotan tajam kini mengarah ke aparat penegak hukum dan instansi terkait. Publik mulai berspekulasi: apakah ini bentuk kelalaian, atau justru ada pembiaran yang disengaja?
Lebih jauh, peran Dinas Pariwisata ikut dipertanyakan. Izin operasional tempat hiburan yang diduga disalahgunakan ini menimbulkan kecurigaan besar. Apakah pengawasan benar-benar berjalan, atau hanya formalitas di atas kertas?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun Dinas Pariwisata. Keheningan ini justru memperkeruh situasi dan memperkuat persepsi negatif di tengah masyarakat.
Warga kini menunggu, bukan sekadar klarifikasi—tetapi aksi nyata. Jika dugaan ini benar dan terus dibiarkan, maka ini bukan lagi sekadar pelanggaran, melainkan sinyal bahaya bagi penegakan hukum di daerah.
Kasus ini menjadi ujian terbuka:
apakah hukum masih berdiri tegak, atau justru kalah oleh praktik yang bermain di depan mata?
Kalau ingin lebih viral lagi, kamu bisa tambahkan foto/video pendukung, kutipan saksi tambahan, atau bikin versi pendek untuk Facebook/TikTok dengan potongan kalimat seperti: “Terang-terangan! Judi diduga bebas di Lubuk Baja—aparat ke mana?”(Guntur)






.jpg)



