SAMBAR.ID | SUKABUMI – Menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd., melakukan kunjungan kerja istimewa ke lingkungan SMP dan SMA PGRI Bantargadung yang berlokasi di Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung.
Kegiatan kunjungan ini sendiri dilaksanakan secara langsung pada hari Jumat, 01 Mei 2026 di lingkungan sekolah SMP & SMA PGRI Bantargadung. Kedatangan wakil rakyat ini bukan sekadar silaturahmi, namun memiliki misi utama yang sangat dinanti-namakan oleh seluruh warga sekolah, yaitu memberikan dukungan nyata sekaligus mendorong percepatan proses legalisasi lahan yang selama ini digunakan untuk kegiatan pendidikan.
Kehadiran Pak Dewan disambut dengan suasana yang sangat meriah dan penuh antusiasme. Sambut hangat datang dari unsur pimpinan yayasan, para pendidik, hingga yang paling bersemangat adalah seluruh wali murid yang sudah lama menanti kejelasan terkait status tanah tempat sekolah berdiri.
Dalam pertemuannya, Junajah menegaskan komitmen kuatnya untuk mengawal dan mendukung penuh proses pengesahan aset pendidikan tersebut. Diketahui, pihak sekolah sedang mengurus legalitas atas lahan seluas 3 hektar yang selama ini ditempati dan dikelola.
Junajah pun menyampaikan kabar gembira sekaligus tekad yang kuat. Menurutnya, kendala utama terkait pihak perkebunan PT Citimu sudah selesai, sehingga proses administrasi ke depannya diharapkan berjalan jauh lebih lancar dan cepat.
"Saya siap mengawal dan mendukung sepenuhnya proses legalisasi lahan seluas 3 hektar ini. Saya tegaskan, jangan setahun atau dua tahun lagi, cukup dalam waktu 2 bulan ke depan semuanya harus sudah bisa diselesaikan. Apalagi urusan dengan pihak perkebunan PT Citimu sudah beres, tinggal langkah administrasi yang akan kami dorong sekuat tenaga," ujar Junajah dengan nada tegas dan optimis di hadapan warga.
Sementara itu, Ketua Yayasan SMP dan SMA PGRI Bantargadung, H. Dede Rukmana, S.Pd., MM., mengaku sangat gembira dan merasa terbantu dengan kehadiran serta janji dukungan dari Junajah.
Ia mengungkapkan bahwa pihak yayasan, guru, hingga para orang tua murid sudah sangat lama menanti momen ini dan mengharapkan kehadiran perwakilan rakyat untuk memperjuangkan hak atas tanah tersebut demi keamanan dan masa depan lembaga pendidikan yang dikelolanya.
"Kedatangan Bapak Junajah merupakan dukungan yang luar biasa bagi kami. Selama ini kami menanti perhatian dan dukungan langsung seperti ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya, karena dengan adanya komitmen ini, semangat dan motivasi kami untuk segera menyelesaikan urusan legalitas lahan kian berkobar," ungkap Dede Rukmana dengan penuh harapan.
Sambutan senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Limusnunggal, Rusman, S.Pd.. Ia sangat mengapresiasi langkah Junajah yang turun langsung ke tengah masyarakat untuk menangani persoalan krusial ini.
Menurut Rusman, peran Anggota Dewan sangat diperlukan untuk melancarkan dan memperkuat akses serta proses birokrasi agar kejelasan hukum atas tanah sekolah ini tidak lagi memakan waktu lama.
"Bantuan dan perhatian Bapak Junajah sangat kami butuhkan. Kehadiran beliau sangat membantu memperkuat posisi kita dalam menjalani proses di tingkat birokrasi, sehingga legalisasi lahan sekolah ini bisa tuntas dengan cepat dan sah," ujarnya.
Salah satu tokoh masyarakat sekaligus orang tua murid, Ujang, juga turut menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengaku sangat senang dan berterima kasih karena ada wakil rakyat yang benar-benar peduli dan turun tangan langsung memperjuangkan nasib sekolah di daerahnya.
"Kami sangat berharap Bapak Anggota Dewan benar-benar membantu mendorong proses ini sampai selesai. Kami sangat senang dan berterima kasih karena ada perhatian serius seperti ini demi kepastian hukum tempat belajar anak-anak kami," pungkasnya.
(Hans)










.jpg)



