Longsor Akibat Hujan Deras Terjang Permukiman fi Bulukumba, Tiga Keluarga Selamat Berkat Respons Cepat Pemerintah


Sambar.id Kabupaten Bulukumba — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, memicu terjadinya bencana tanah longsor di Dusun Turungan Beru, Desa/Kelurahan Bontokamase. Material tanah dan bebatuan dari perbukitan longsor dan menghantam rumah warga yang berada tepat di bawah kaki bukit.


Tiga keluarga terdampak dalam kejadian tersebut yakni pasangan Aco dan Juhaeda, keluarga Kaharuddin dan Harleni bersama kedua anaknya, serta keluarga Ambeng bin Parani dan Irma bersama anggota keluarganya.


Meski rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor, seluruh korban berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Camat Herlang, Andi Nur Fidyah Samad, mengatakan pemerintah kecamatan bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga. Sejak pagi dirinya berada langsung di lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan baik.


“Sudah tertangani dengan baik. Solusi dari pemerintah kecamatan bersama BPBD sudah dilakukan dan bantuan diterima oleh tiga korban,” ujarnya.


Penanganan darurat dilakukan bersama BPBD Bulukumba dan Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba yang turun langsung melakukan asesmen, evakuasi, serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak.


Selain itu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bontokamase turut membantu proses evakuasi korban dan memindahkan barang-barang milik warga dari rumah yang terdampak ke tempat yang lebih aman.


Aparat TNI-Polri bersama masyarakat terlihat bergotong royong membersihkan material longsor sambil membantu warga menyelamatkan barang berharga mereka. Kehadiran aparat keamanan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sigap membantu proses penyelamatan dan penanganan pascabencana.


Menurut pemerintah setempat, proses penanganan akan terus dilanjutkan apabila kondisi cuaca membaik, mengingat kawasan tersebut masih rawan longsor susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.


Camat Herlang juga mengimbau masyarakat agar tidak membangun rumah di bawah kaki tebing maupun lereng perbukitan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.


“Kami mengimbau warga agar lebih memperhatikan lokasi pembangunan rumah dan menghindari kawasan rawan longsor demi keselamatan bersama,” tambahnya.


Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya mitigasi bencana di daerah rawan longsor, khususnya permukiman warga yang berada di lereng dan bawah bukit. Warga berharap adanya langkah jangka panjang dari pemerintah untuk perlindungan masyarakat di kawasan rawan bencana.


Lp.AfsAsM77)

Lebih baru Lebih lama