SAMBAR.ID | BATURAJA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program nasional ketahanan pangan. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan panen raya ikan lele hasil budidaya mandiri yang digelar di lingkungan lembaga pemasyarakatan setempat, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Prosesi panen dilakukan di lokasi kolam budidaya sistem bioflok yang dikelola sendiri oleh warga binaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Kegiatan Pembinaan dan Pengentasan Kemiskinan (Ka.KPR) beserta jajaran petugas pemasyarakatan, serta diikuti secara antusias oleh para warga binaan yang selama ini terlibat langsung dalam pemeliharaan dan pengelolaan kolam.
Melalui program budidaya ini, para warga binaan membuktikan bahwa keterbatasan ruang gerak tidak menjadi hambatan untuk tetap berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. Semangat ini menjadi wujud bahwa di balik tembok pembatas, masih terdapat potensi besar yang dapat dikembangkan demi kebaikan bersama.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hasil panen ikan lele kali ini memiliki kualitas yang sangat baik dengan ukuran dan bobot yang ideal, siap dikonsumsi maupun dipasarkan. Keberhasilan ini tidak lepas dari ketekunan dan kedisiplinan para warga binaan dalam menjaga kualitas air, menerapkan pola pemberian pakan yang tepat, serta melakukan pengawasan kesehatan ikan secara berkala di bawah bimbingan dan pengawasan ketat petugas Rutan.
Dari hasil panen yang melimpah ini, pihak Rutan Baturaja memiliki rencana pemanfaatan strategis. Sebagian hasil panen akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian di lingkungan Rutan. Langkah ini bertujuan memastikan asupan gizi dan nutrisi bagi seluruh warga binaan dapat terpenuhi secara mandiri, berkualitas, dan berkelanjutan. Sementara itu, kelebihan hasil produksi akan dipasarkan ke masyarakat sekitar, sehingga memberikan dampak ekonomi positif sekaligus memperkenalkan produk unggulan hasil karya warga binaan.
Pencapaian ini semakin menegaskan bahwa Rutan Baturaja tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan dan pengawasan semata, namun juga berperan sebagai inkubator keterampilan dan tempat pengembangan potensi. Keberhasilan panen lele ini menjadi bukti nyata dukungan penuh Rutan Baturaja terhadap program-program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
(A1113L)







.jpg)



