WAKIL KETUA KOMISI II DPRD JABAR Drs. Hj. LINA RUSLINAWATI SERAP ASPIRASI WARGA CIDADAP SIMPENAN, SOROTI MARAKNYA MINIMARKET DAN KRITISNYA IRIGASI


SAMBAR.ID | SUKABUMI
– Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 5 (Kota/Kabupaten Sukabumi), Drs. Hj. Lina Ruslinawati, menggelar kegiatan Reses III Tahun Sidang 2025-2026 di Aula Kantor Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (12/6/2026).


Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Kepala Desa Cidadap, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta puluhan warga Desa Cidadap. Kehadiran anggota dewan ini menjadi momen strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, harapan, dan aspirasi mereka terkait pembangunan di wilayahnya.


Dalam forum dialogis tersebut, aspirasi yang dominan disampaikan oleh warga berpusat pada dua sektor utama, yaitu perekonomian rakyat dan pertanian. Para petani dan pelaku usaha mikro mengeluhkan berbagai kendala dalam pemasaran hasil bumi serta akses permodalan yang masih menjadi tantangan di tingkat desa.


Salah satu sorotan tajam yang disampaikan oleh Lina Ruslinawati adalah fenomena maraknya pertumbuhan minimarket modern, seperti Alfamart dan Indomaret, yang kini telah menjamur hingga ke pelosok kampung. Menurutnya, kehadiran gerai ritel modern yang masif di pedesaan berpotensi menggerus pasar tradisional dan menghambat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.


“Kita melihat adanya pergeseran pola belanja masyarakat. Jika minimarket masuk terlalu agresif ke kampung-kampung tanpa regulasi yang ketat, dikhawatirkan UMKM dan warung-warung kecil milik warga akan kalah bersaing. Ini harus menjadi perhatian bersama agar ekonomi kerakyatan tidak terpinggirkan,” ujar Lina Ruslinawati.


Selain isu ekonomi, warga juga menyuarakan kebutuhan mendesak terkait infrastruktur pertanian. Warga Desa Cidadap mengusulkan perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi yang saat ini dimanfaatkan oleh ratusan kepala keluarga untuk mengairi lahan pesawahan seluas sekitar 10.000 hektar*. Kondisi irigasi yang ada dinilai perlu segera mendapat perhatian agar produktivitas panen tetap terjaga.


Menanggapi hal tersebut, Lina Ruslinawati berkomitmen untuk segera menindaklanjuti usulan tersebut. “Kami mencatat serius aspirasi mengenai irigasi ini. Mengingat luasnya area yang bergantung pada sumber air tersebut, saya akan segera mengkoordinasikan hal ini kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau dinas terkait lainnya di tingkat provinsi untuk dilakukan evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.


Lina juga mengingatkan adanya batasan kewenangan antara pemerintah daerah provinsi dengan kabupaten/desa, namun ia berjanji akan mendorong solusi terbaik melalui mekanisme legislasi dan pengawasan.


“Kami akan bawa suara Bapak/Ibu sekalian ke Senayan Jabar. Meskipun ada batasan kewenangan, kami akan pastikan setiap keluhan mendapat respons dan tindak lanjut dari dinas-dinas terkait, baik itu soal pertanian, infrastruktur irigasi, maupun perlindungan UMKM,” pungkasnya.


Kegiatan reses ditutup dengan harapan agar sinergitas antara wakil rakyat, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin demi kesejahteraan warga Desa Cidadap khususnya, dan Kabupaten Sukabumi pada umumnya.


[Hans] 

Lebih baru Lebih lama