Sambar id Bulukumba – Kepemimpinan yang mengedepankan dialog dan pendekatan humanis kembali ditunjukkan Camat Herlang, Andi Nurfidyah Samad, saat memediasi sengketa adat di Desa Tugondeng, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (5/8/2026).
Persoalan yang melibatkan unsur adat tersebut sempat menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat. Namun, berkat langkah cepat Pemerintah Kecamatan Herlang bersama unsur terkait serta dukungan tokoh masyarakat dan tokoh adat, situasi berhasil dikendalikan melalui jalur musyawarah.
Proses mediasi diawali setelah Pemerintah Desa Tugondeng membawa persoalan tersebut ke tingkat kecamatan untuk mendapatkan arahan dan penyelesaian. Pemerintah Kecamatan kemudian mengoordinasikan upaya mediasi dengan melibatkan berbagai unsur guna memastikan penyelesaian berlangsung secara damai dan mengedepankan kepentingan bersama.
Mediasi berlangsung cukup lama. Demi menciptakan suasana yang lebih kondusif, Camat Herlang mengajak para pihak berdialog secara langsung di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak diberikan kesempatan menyampaikan pandangan masing-masing sehingga tercipta komunikasi yang terbuka dan saling menghormati.
Pendekatan yang mengutamakan ketenangan, objektivitas, dan nilai-nilai kekeluargaan akhirnya membuahkan hasil. Para pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai yang kemudian dituangkan dalam berita acara sebagai bentuk komitmen bersama.
Keberhasilan mediasi tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat. Mereka menilai Camat Herlang mampu menjaga situasi tetap kondusif, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan solusi tanpa menimbulkan pihak yang merasa dirugikan.
Salah seorang peserta mediasi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Herlang atas arahan dan upaya yang dilakukan hingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik demi kepentingan masyarakat.
Keberhasilan penyelesaian sengketa adat ini menjadi contoh bahwa pendekatan persuasif, dialog terbuka, dan musyawarah masih menjadi cara paling efektif dalam menyelesaikan konflik sosial di tengah masyarakat. Selain memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, penyelesaian secara damai juga mampu menjaga stabilitas keamanan, mempererat persaudaraan, serta mencegah potensi konflik yang lebih besar.
Di tengah meningkatnya dinamika sosial di berbagai daerah, keberhasilan mediasi yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Herlang menjadi gambaran bahwa kepemimpinan yang mengedepankan komunikasi, kebijaksanaan, dan semangat kebersamaan tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
lp:AfsAs77Ms









