Baru Bebas Setahun, Komplotan Curanmor Kunci T Kembali Digulung Jatanras Polda Jatim



SAMBAR.ID// SURABAYA – Petualangan dua residivis kambuhan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Kabupaten Malang akhirnya tamat secara dramatis. Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur sukses meringkus kedua bandit jalanan ini di kawasan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, usai terindikasi membobol sedikitnya 9 Tempat Kejadian Perkara (TKP).


Pengungkapan beruntun ini dibeberkan langsung oleh Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, A.Md., S.H. Ia menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan buah manis dari pengembangan kasus serupa yang sebelumnya dibongkar di wilayah Jember dan Pasuruan.


"Pengembangan penyelidikan mengarah pada jaringan curanmor asal Malang. Dua pelaku berinisial H dan R berhasil kami amankan. Dari pemeriksaan awal, keduanya mengaku telah beraksi di sembilan TKP," ungkap AKBP Arbaridi Jumhur kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).


Modus Matang dan Setahun Bebas Penjara. Aksi kejahatan duet residivis ini terbilang licin dan terencana. Baru merayakan udara bebas sekitar satu tahun, keduanya kembali menggalang aksi kejahatan dengan pola yang lebih rapi:

Incar Titik Lemah: 5 aksi dilancarkan di area parkiran umum, sementara 4 lainnya menyasar rumah warga yang lengah atau tidak terkunci.


Pembagian Peran Ringkas: Hendri Rusdianto alias Hen bertindak sebagai eksekutor pemetik, sedangkan Rosid bersiap sebagai joki sekaligus pemantau situasi sekitar.

Trik Mengelabui Kamera: Keduanya kerap berganti jaket dan sweater saat beraksi guna mengacaukan pemantauan rekaman CCTV di lapangan.


Gudang Alat Bukti & Buru Penadah

Dari tangan para tersangka, tim Jatanras berhasil mengamankan sederet "alat tempur" dan hasil kejahatan, di antaranya:


Kendaraan: 1 unit Honda Beat (diduga hasil curian) & 1 unit Honda Verza (sarana aksi).


Perkakas Kejahatan: 8 mata kunci T lengkap beserta gagangnya, 2 bilah senjata tajam, tang jepit, senter, kunci pas, hingga 3 gembok yang sukses dibobol.


Pihak penyidik menegaskan tidak akan berhenti di sini. Petugas kini tengah melakukan perburuan maraton terhadap para penadah yang menampung motor-motor hasil curian komplotan ini.


"Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada. Pastikan rumah terkunci rapat dan selalu gunakan kunci ganda tambahan pada kendaraan Anda," imbau AKBP Arbaridi Jumhur mengakhiri keterangannya.


Liputan Khusus : IPUL Jatim

Lebih baru Lebih lama