Sambar.id Kabupaten Cirebon - Demi menyelamatkan Uang Negara,Produktifitas Puyuh Petelur berhenti sementara di karenakan Kondisional yang tidak stabil.
Ketidak stabilkan harga pakan yang terus meroket mahal (naik) menjadi pemicunya,sementara harga telor puyuh trus menurun di pasaran saat ini.
Kelompok ternak telur puyuh Sumirah menjelaskan,untuk produksi puyuh petelur sementara di berhentikan dahulu,adapun nanti setelah kondisi stabil peternakan puyuh petelur akan berproduksi kembali,"jelas Sumirah kepada wartawan 05/07/2026.
Menurutnya ini demi menyelamatkan anggaran yang sudah di gelontorkan oleh negara.
"Saya tidak mau ,kalau produksi di paksakan dan berdampak adanya kerugian yang lebih besar,karena situasi dan kondisi yang tidak stabil.
Jadi kami,meminimalisir kerugian yang lebih banyak,di jualnya 3 ribu indukan puyuh petelur yang dirasa tidak produktif rencananya akan dibelikan lagi untuk peremajaan,setelah kondisi harga pemasaran telur dan pakan stabil,"Ujarnya.
Masih kata Sumirah,proses peremajaan bukan kali ini saja ,sebelum-sebelumnya juga sudah berjalan peremajaan,kami selaku pengelola juga dalam hal ini telah melaporkan walaupun lewat TLP kepada kepala desa Setu wetan dan BPD dan sudah di ketahui terkait hal ini.
Ketahanan pangan Desa Setu wetan khususnya ternak puyuh petelur,berjalan sudah 3 tahun dari 2023,yang menghasilkan pendapatan bersih ,dari pekerja selama bea produksi kurang lebihnya 3 jt ,setiap penjualan telur 3 juta itu dibagi dengan kelompok dan lain-lainya.
Modal awal kami di berikan oleh pemdes sebanyak 95 juta, pengelolanya untuk membuat kandang,membeli pakan ternak,serta bibit indukan burung puyuh dan lain-lainya.
Jadi,saya berharap kepada masyarakat Desa Setu wetan,agar saling mensuport dan memahami akan situasi hari ini,Insa Allah setelah kondisi stabil peternakan puyuh petelur akan kembali hadir untuk masyarakat Setu wetan,kami hanya meng antisipasi yang berdampak kerugian yang lebih banyak,"Pungkasnya.(Juli)










