Caption: Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa penangkapan di Kecamatan Beji yang kini menjadi sorotan publik setelah seorang pria yang diamankan meninggal dunia.
SAMBAR.ID// PASURUAN - Sorotan terhadap meninggalnya seorang pria yang diamankan terkait dugaan perjudian online di Kecamatan Beji belum juga mereda. Di tengah perhatian publik yang teru menguat, Polres Pasuruan akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat. Bersamaan dengan itu, kepolisian memastikan seluruh rangkaian peristiwa akan diperiksa secara menyeluruh melalui tim internal yang telah dibentuk.
Permohonan maaf tersebut menjadi respons resmi setelah kasus ini memicu berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Bukan hanya mengenai proses penangkapan, tetapi juga kronologi yang berujung pada meninggalnya pria yang saat itu berada dalam penanganan aparat. Hingga kini, hasil pemeriksaan itulah yang paling dinantikan publik.
Kapolres Pasuruan telah memerintahkan pemeriksaan terhadap seluruh personel yang terlibat dalam proses penangkapan. Pemeriksaan dilakukan untuk menelusuri setiap tahapan penanganan perkara serta memastikan seluruh tindakan telah sesuai dengan standar operasional prosedur, ketentuan hukum, dan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Plh. Kasi Humas Polres Pasuruan IPTU Joko Suseno, S.H., mengatakan seluruh anggota yang terlibat telah dimintai keterangan guna mengungkap fakta secara utuh.
Kapolres Pasuruan telah membentuk Tim Internal untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh, objektif, transparan, dan akuntabel. Seluruh anggota yang terlibat dalam proses penangkapan telah dimintai keterangan untuk mengungkap fakta secara utuh, ujar Joko, Selasa (4/8/2026).
Menurut Joko, apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran disiplin, pelanggaran Kode Etik Profesi Polri, maupun dugaan tindak pidana, seluruhnya akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pemeriksaan juga akan disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan, termasuk perjudian online. Namun, ia menekankan bahwa setiap tindakan penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, sesuai prosedur, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kapolsek Beji bersama jajaran telah berkoordinasi dengan keluarga korban, tokoh masyarakat, dan perangkat desa setempat. Selain menyampaikan perkembangan penanganan perkara, kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat.
Kini, perhatian publik tidak lagi hanya tertuju pada permohonan maaf yang telah disampaikan. Masyarakat menanti hasil pemeriksaan yang dijanjikan berlangsung secara objektif, transparan, dan akuntabel. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai seluruh rangkaian peristiwa sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang muncul sejak kasus ini menjadi perhatian publik.
Polres Pasuruan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan memberikan ruang bagi proses pemeriksaan yang masih berlangsung. Kepolisian memastikan setiap perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.
# Biro Sambar.id Jawa Timur - Pasuruan









