Saya Lebih Fokus di Desa, Bukan Kesana-Kemari”: Kades Bontobiraeng Pilih Dengarkan Keluhan Warga Secara Langsung

BULUKUMBA SAMBAR ID — Kepala Desa Bontobiraeng, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, A. Baharuddin Daeng Matasa, menegaskan komitmennya untuk lebih banyak berada di desa dan membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat.

Baginya, seorang kepala desa tidak harus sibuk ke sana kemari tanpa arah. Yang paling penting adalah memastikan dirinya hadir ketika masyarakat membutuhkan tempat untuk menyampaikan keluhan dan persoalan.

“Saya lebih fokus di desa, menerima laporan dan keluhan wargaku, daripada kesana-kemari tidak jelas,” ujar A. Baharuddin Daeng Matasa kepada media.

Menurutnya, masyarakat memiliki banyak persoalan yang membutuhkan respons cepat dari pemerintah desa. Karena itu, komunikasi tatap muka dinilai jauh lebih efektif untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya terjadi di tengah masyarakat.

Ia bahkan mengaku lebih senang apabila warga datang langsung menyampaikan persoalannya kepada dirinya, dibandingkan mengetahui keluhan tersebut melalui pemberitaan media yang belum tentu sebelumnya dikomunikasikan kepada pemerintah desa.

Saya lebih senang kalau langsung ke saya, bertatap muka, daripada diberitakan tanpa konfirmasi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pintu komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat Bontobiraeng terbuka.

Bagi A. Baharuddin Daeng Matasa, kritik maupun keluhan masyarakat bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru dari keluhan warga, pemerintah desa dapat mengetahui apa yang perlu dibenahi dan menjadi bahan evaluasi untuk bekerja lebih baik.

Ia juga menekankan pentingnya konfirmasi dan komunikasi dua arah. Menurutnya, persoalan di desa akan lebih mudah diselesaikan apabila semua pihak duduk bersama, saling mendengar dan mencari jalan keluar.

Prinsipnya sederhana: bekerja untuk rakyat dan kembali kepada rakyat.

Dengan memilih lebih banyak berada di desa, menerima keluhan warga dan membuka ruang tatap muka, A. Baharuddin Daeng Matasa ingin membangun pemerintahan desa yang tidak berjarak dengan masyarakat.

Sebab baginya, pemimpin desa bukan hanya orang yang memiliki jabatan, tetapi orang yang harus siap mendengar ketika rakyat berbicara.

edior :Daeng pagiling sambar id   seputar Mengabarkan fakta dilapangan
Lebih baru Lebih lama