BATURAJA SAMBAR ID— Pendidikan tak boleh berhenti hanya karena seseorang sedang menjalani masa hukuman. Pesan itulah yang diwujudkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja dengan membuka akses pendidikan kesetaraan bagi warga binaan melalui kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annur Arba, Jumat (11/9/2026).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama Yayasan Annur Arba yang berlangsung di Aula Rutan Baturaja.
Program ini membuka kesempatan bagi warga binaan untuk tetap belajar, memperoleh bimbingan pendidikan, sekaligus mengejar ijazah melalui pendidikan kesetaraan selama menjalani masa pembinaan.
Bagi warga binaan, kesempatan tersebut bukan sekadar aktivitas belajar di dalam rutan. Pendidikan diharapkan menjadi bekal penting untuk membangun kembali masa depan ketika mereka nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan pembukaan dihadiri jajaran pengurus Yayasan Annur Arba, pejabat struktural Rutan Baturaja, serta puluhan perwakilan warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, PKBM Annur Arba memperkenalkan tenaga pengajar sekaligus menjelaskan mekanisme dan sistem pembelajaran yang akan diterapkan.
Sinergi antara Rutan Baturaja dan PKBM Annur Arba ini menjadi bagian dari penguatan program pembinaan warga binaan. Pembinaan tidak hanya diarahkan pada perubahan sikap dan kepribadian, tetapi juga peningkatan pengetahuan serta kemampuan yang dapat menjadi modal setelah bebas.
Rutan Baturaja berharap program pendidikan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Sebab, ketika masa hukuman berakhir, yang dibutuhkan bukan hanya pintu keluar dari rutan, tetapi juga bekal untuk membuka pintu kehidupan yang baru.
AMEL — SAMBAR.ID
editor Dg pagiling










