SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan beragama, kehadiran seorang bhabinkamtibmas yang tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga menjaga hubungan baik dengan warga menjadi sangat berarti. AIPDA Ketut sapaan akrabnya, adalah Bhabinkamtibmas Mamboro, menjadi contoh nyata bagaimana tugas kepolisian dapat dilakukan dengan empati, kepekaan, dan kedekatan dengan masyarakat.
Setiap hari AIPDA Ketut hadir di berbagai sudut Di kelurahan Mamboro untuk mendengarkan keluhan warga, merespons permasalahan sosial, dan mencari solusi yang tepat bersama-sama dengan komunitas. Sungguh, kehadirannya tidak sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga menanamkan rasa aman dan percaya bahwa aspirasi warga didengar dan dihargai.
Sambang dan tatap muka langsung yang ia lakukan menjadi wadah dialog yang mempererat ikatan antara polisi dengan warga, serta memperkuat upaya kita semua untuk mewujudkan lingkungan yang lebih tenteram, damai, dan saling menghormati.
Lebih dari sekadar respons cepat terhadap gangguan, AIPDA Ketut juga rutin menyampaikan himbauan tentang bahaya El Niño dan upaya pencegahan yang perlu dilakukan oleh warga. Melalui sosialisasi yang jelas dan komunikatif, ia membantu masyarakat menjaga ketahanan rumah tangga dan lingkungan sekitar dari dampak cuaca ekstrem.
Dalam setiap kesempatan, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan tindakan pencegahan sederhana yang bisa mengurangi risiko bagi keluarga kita.
Tak kalah penting, AIPDA Ketut secara konsisten membentuk edukasi mengenai nomor layanan darurat 110, memastikan bahwa warga memahami jalur yang tepat untuk melapor jika membutuhkan bantuan. Kesadaran akan akses layanan publik yang responsif ini menjadi bagian dari upaya menciptakan budaya aman yang inklusif, di mana setiap warga merasa didukung.
Pelayanan yang humanis dan rendah hati inilah yang membuat publik merasakan kehadiran polisi sebagai mitra bersama dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan keharmonisan lingkungan.
Semangat AIPDA Ketut untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan, serta bekerja sama mencari solusi merupakan teladan bagaimana institusi kepolisian seharusnya bekerja: dengan hormat pada martabat manusia, dekat dengan warga, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Melalui contoh positif ini, mari kita terus menguatkan kerja sama antara aparat kepolisian dan komunitas. Dengan saling percaya dan komunikasi yang terbuka, kita bisa mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan harmonis bagi semua.
Penutup: Masyarakat tetap didorong untuk berpartisipasi aktif, menyampaikan keluhan, serta mengikuti himbauan terkait El Niño dan penggunaan saluran layanan darurat 110 demi kebaikan bersama.**/Red.











