BULUKUMBA SAMBAR iD — Bupati Bulukumba H. Andi Muchtar Ali Yusuf berpesan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dibicarakan, direncanakan, atau disampaikan melalui berbagai retorika. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan tindakan nyata, kerja bersama, serta keteladanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sesuatu itu dikerja, bukan dicerita,” demikian pesan yang dituturkan Bupati Bulukumba dalam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti pada wacana, tetapi turun langsung mengambil bagian dalam pembangunan.
Menurutnya, kata-kata hanyalah gema yang dapat lenyap bersama angin, sementara rencana hanyalah peta yang tidak akan berjalan dengan sendirinya. Sebagus apa pun impian dan seindah apa pun janji yang disampaikan, tanpa tindakan nyata semuanya tidak akan pernah menjelma menjadi kenyataan.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk turun ke tengah masyarakat, memberikan contoh nyata, serta menghadirkan edukasi yang bermanfaat.
“Rakyat butuh melihat teladan, bukan sekadar mendengar pidato. Masyarakat butuh diajarkan cara membangun, bukan hanya diberi janji pembangunan,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan. Mulai dari menjaga fasilitas umum, berpartisipasi dalam pembangunan, hingga bersama-sama menciptakan kebersihan, ketertiban dan kedamaian di setiap wilayah.
Pembangunan, lanjutnya, tidak lahir dari perdebatan yang panjang maupun kata-kata manis semata. Pembangunan lahir dari kerja keras, keringat, ketekunan dan keberanian untuk menghadapi berbagai tantangan.
Satu karya yang selesai, satu jalan yang terbangun, serta satu pelayanan yang benar-benar sampai kepada masyarakat, dinilainya jauh lebih berarti daripada seribu cerita besar yang tidak diwujudkan dalam tindakan.
Bupati pun mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan mimpi berhenti sebagai mimpi dan harapan hanya menjadi percakapan.
“Kemajuan tidak dipinjam dari masa depan. Kemajuan dibangun hari ini, dengan tangan kita sendiri, dengan keteguhan hati yang tidak goyah walau badai menghantam.”
Ia menegaskan, setiap usaha yang tulus, setiap langkah yang pasti dan setiap kerja yang jujur merupakan fondasi penting dalam membawa Bulukumba menuju masa depan yang lebih baik.
Kecintaan terhadap Bulukumba, menurutnya, juga tidak cukup dibuktikan melalui kata-kata. Kecintaan itu harus diwujudkan melalui karya, pengabdian dan kesetiaan untuk terus berbuat bagi masyarakat.
“Di sini, di Bumi Panrita Lopi, kita berdiri bersama, bekerja bersama dan membangun bersama. Bukan untuk satu orang, bukan untuk satu kelompok, melainkan untuk seluruh rakyat yang mencintai tanah air ini.”
We❤ Love Bulukumba!
Dikerja Bukan Dicerita. 💪










