Sambar.id, Subang, Jabar - Bertepatan dengan momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober tahun 2026, Pemerintah Desa Rangdu, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp.300.000,- kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (01/10/2026)
Penyaluran yang digelar di aula desa ini dihadiri langsung Kepala Desa Rangdu Dunengsih, Sekretaris Desa Herman, perangkat desa, Bhabinkqmtibmas, Babinsa, serta para penerima manfaat. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong Pancasila begitu terasa.
Kades Rangdu menyampaikan bahwa penyaluran BLT DD ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat kurang mampu, sekaligus memaknai nilai-nilai Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Di momen Hari Kesaktian Pancasila ini, kita buktikan bahwa Pancasila hadir untuk rakyat. BLT DD disalurkan secara transparan, tepat sasaran, dan akuntabel," tutur Dunengsih.
Bantuan Langsung Tunai ini bukan hanya angka atau nominal namun lebih kepada keberpihakan pemerintah terhadap warga yang membutuhkan.
"Lansia memang menjadi prioritas utama Pemdes Rangdu, karena mereka memiliki keterbatasan dalam mencari nafkah. Sehingga pemerintah harus hadir untuk membantu mereka yang membutuhkan perhatian khusus," ucap Dunengsih.
Dunengsih menyebut bantuan BLT DD ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Pemerintah Desa Rangdu kepada masyarakat yang membutuhkan. Dirinya memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan warga, terutama mereka yang berada dalam kondisi sulit.
"Saya tidak ingin bantuan ini hanya menjadi program formalitas, yang terpenting manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat dan bantuan yang disalurkan pemerintah tepat sasaran dan transparan," sebut Dunengsih.
Raniah (70) warga penerima manfaat mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sangat membantu kebutuhan sehari-hari.
Alhamdulillah hari ini Emak mendapatkan bantuan BLT dari desa sebesar Rp.300.000, emak juga sangat berterimakasih kepada Ibu Kuwu Dunengsih yang begitu peduli terhadap warganya seperti Emak,yang selama ini sudah tidak bisa bekerja lagi," ungkapnya. (*)












