Kapolres Takalar Minta Polisi Tak Berjarak dengan Warga

TAKALAR SAMBAR ID— Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H., meminta seluruh personel kepolisian memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Polisi, kata dia, harus hadir bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga mampu membaca dan membantu menyelesaikan persoalan warga sejak dini.

Pesan tersebut disampaikan Ginanjar saat memimpin apel pagi di Mapolsek Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Senin (5/10/2026). Kegiatan dirangkaikan dengan pengecekan kesiapan personel serta peresmian ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Galesong Utara.

Ginanjar tiba sekitar pukul 07.30 Wita dan terlebih dahulu mengecek ruang penjagaan. Setelah memimpin apel, ia memeriksa kesiapan pasukan sekaligus memberikan arahan kepada personel.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan anggota di tingkat kewilayahan.

“Saya ingin sharing dan mengetahui apakah ada permasalahan yang perlu disampaikan,” kata Ginanjar.

Ia menilai persoalan masyarakat terus berkembang seiring perubahan zaman dan derasnya arus informasi. Karena itu, polisi dituntut responsif serta mampu mencari solusi bersama masyarakat.

Ginanjar secara khusus meminta Bhabinkamtibmas memaksimalkan perannya di desa. Keberadaan Bhabinkamtibmas, menurutnya, harus menjadi kekuatan untuk mendeteksi persoalan sejak awal sehingga potensi konflik dapat dicegah.

“Kalau ada permasalahan di desa, cari solusinya, cari penyelesaiannya. Warga kita beragam,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi personel Polsek Galesong Utara yang telah membantu pengamanan sejumlah kejadian menonjol di wilayah tersebut.

Perkuat Pelayanan Publik

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran delapan paket bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat yang berprofesi sebagai pemandi jenazah.

Sekitar pukul 08.15 Wita, Kapolres Takalar kemudian meresmikan ruang SPKT Polsek Galesong Utara melalui pengguntingan pita.

Ginanjar menegaskan bahwa keberadaan fasilitas pelayanan harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kepolisian bukan hanya soal tersedianya ruangan dan petugas, tetapi juga bagaimana masyarakat merasa diterima dan dilayani dengan baik ketika datang ke kantor polisi.

“Jaga pelayanan kepada masyarakat. Kita harus fokus pada pekerjaan dan profesional dalam bertindak,” tegasnya.

Polisi Diminta Bijak Hadapi Media Sosial

Dalam arahannya, Ginanjar juga mengingatkan personel agar semakin berhati-hati dalam bersikap, berbicara dan berpenampilan di tengah perkembangan media sosial.

Setiap tindakan anggota, kata dia, dapat dengan cepat menjadi perhatian publik.

“Kita sekarang gampang diplintir. Semua persoalan mudah disalahgunakan di media sosial. Karena itu disiplin, jaga sikap, jaga perilaku dan jaga penampilan kita di masyarakat,” katanya.

Ia menekankan bahwa profesionalitas polisi dapat tercermin dari hal-hal sederhana, mulai dari cara berpakaian, tutur kata hingga sikap saat berinteraksi dengan masyarakat.

“Jangan sampai ucapan kita menyakiti masyarakat. Kita harus profesional dalam bertindak,” ujarnya.

Ginanjar juga meminta personel memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, Koramil dan unsur masyarakat lainnya.

Sinergi tiga pilar, menurutnya, tidak hanya diperlukan ketika terjadi persoalan, tetapi juga dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

Ia mencontohkan kegiatan masyarakat yang menggunakan badan jalan. Polisi diminta memberikan edukasi agar kegiatan tetap berjalan tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.

Ikuti Perkembangan Zaman

Ginanjar mengingatkan personel agar tidak gagap menghadapi perkembangan teknologi informasi.

Polisi, kata dia, harus memahami perkembangan media sosial dan menggunakannya secara bijak. Transparansi dan integritas juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Kita harus mengikuti perkembangan media sosial, mengikuti perkembangan zaman dan bijak dalam menggunakannya,” ujarnya.

Di penghujung arahannya, Ginanjar mengingatkan personel agar tidak hanya menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan keselamatan diri.

Ia mendorong anggota menjaga pola makan dan rutin beraktivitas fisik, termasuk olahraga ringan seperti berjalan kaki.

“Jaga keselamatan, jaga kesehatan. Kalau bisa kita lakukan kegiatan bersama. Tidak perlu lari, jalan kaki juga bisa,” katanya.

Ginanjar menutup arahannya dengan kembali menekankan pentingnya kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan baik, dekat dengan masyarakat. Teruslah berbuat baik. Insyaallah kita akan mendapatkan hikmahnya,” ujar Ginanjar.

Kegiatan tersebut diikuti Kabag Log Polres Takalar Kompol Zem Arman, S.E., M.M., Kapolsek Galesong Utara AKP Alimin, Kasat Binmas AKP H. Sarro, Kasi Propam AKP Muh. Arsyad, S.H., Wakapolsek Galesong Utara IPTU Agussalim Beta, S.H., personel Polsek Galesong Utara serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Galesong Utara.


Humas Polres Takalar Polda Sulsel
Asw-19

Lebih baru Lebih lama