Anggota Polsek Pusakanagara bersama Koramil 0511/Pusakanagara serta Linmas Patimban amankan saat kerusuhan masa pendukung dua calon Kades.
Sambar.id, Subang, Jabar - Suasana tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, diwarnai kericuhan, Rabu (07/10/2026).
Tepos warga Desa Patimban meminta pihak kepolisian bertindak tegas, tangkap aktor kerusuhan yang diduga akan menggagalkan pilkades Desa Patimban.
"Kami warga Patimban minta aktor intelektual dan pelaku kerusuhan Pilkades Desa Patimban ditangkap. Pilkades harusnya damai, jangan sampai dirusak oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Tepos.
Warga khawatir jika kerusuhan dibiarkan, akan mengganggu kondusifitas dan keamanan Pilkades Serentak 2026 di wilayah Pantura Subang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan kericuhan bermula pada pukul 13.30, saat itu masing - masing calon dan pendukung calon lagi menunggu salah satu calon yang bernama Ari dari Subang, sambil melaksanakan yel-yel penyemangat.
Situasi memanas sepuluh menit kemudian, Pukul 13.45 tepat saat pelaksanan pengundian nomor urut didalam, terjadi aksi lempar batu antara pendungkung diluar lokasi.
Akibat kejadian tersebut tercatat ada 19 orang luka ringan akibat kena lemparan batu dari salah satu pendukung calon.
Beruntung situasi dapat dikendalikan oleh aparat gabungan dari Polsek Pusakanagara, Koramil 0511/Pusakanagara, muspika Kecamatan Pusakanagara dan Linmas.
Pasca kejadian masyarakat berharap Polres Subang segera turun tangan mengusut tuntas aktor kerusuhan demi menjaga Pilkades yang Bersih, Jujur, Adil, sukses tanpa ekses.
"Kami minta Polisi tangkap propokatornya, yang sengaja memancing kerusuhan, kasihan warga, Pilkades ini pesta demokrasi bukan ajang tawuran, kami tidak ingin Desa kami dikotori oleh oknum yang akan menggagalkan pesta demokrasi," tegas warga Patimban lainnya. (*)











