Aksi Emak -emak di DPRD Berjalan Aman di bawah pengamanan TNI dan Polri



Sambar. Id Pekalongan, Jawa Tengah — Puluhan emak-emak Desa Randumuktiwaren mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (14/01/2026) untuk menyuarakan tuntutan atas dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) yang diduga dilakukan oleh kepala desa setempat.


Aksi yang berlangsung tertib tersebut didampingi oleh LSM FORMASI Pekalongan. Emak-emak membawa spanduk tuntutan pencopotan kepala desa serta desakan agar dugaan penyelewengan Dana Desa senilai Rp230.673.118 diusut secara terbuka dan bertanggung jawab.


Pengamanan dilakukan oleh personel Kodim 0710/Pekalongan dan Polres Pekalongan. Kehadiran aparat gabungan TNI–Polri memastikan aksi berjalan aman, damai, dan kondusif tanpa gesekan.


Ketua Umum DPP LSM Forum Masyarakat Sipil (FORMASI) Kabupaten Pekalongan, Mustadjirin, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kegelisahan masyarakat desa yang menginginkan keadilan.


“Dana Desa adalah hak rakyat. Jika ada dugaan penyimpangan, maka wajib dibuka dan diproses secara hukum. FORMASI akan terus mengawal aspirasi emak-emak Randumuktiwaren sampai ada kejelasan dan kepastian hukum,” tegasnya.


Emak-emak berharap DPRD Kabupaten Pekalongan tidak hanya mendengar, tetapi juga bertindak nyata demi menjaga marwah pemerintahan desa dan kepercayaan masyarakat.


Hingga berita ini diturunkan, pihak kepala desa yang disebut dalam aksi tersebut belum memberikan keterangan resmi.


DPRD Kabupaten Pekalongan menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lebih baru Lebih lama