Sambar.Id. Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) secara resmi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan pengurus KJI wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepengurusan yang dinakhodai oleh Edy Basri ini direncanakan akan menjalani prosesi pelantikan pada Februari 2026 mendatang di Bali.
Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, dalam keterangannya di Kota Padang, menyampaikan harapan besar agar KJI Sulsel mampu menjadi lokomotif pergerakan organisasi jurnalis yang profesional. Ia menegaskan bahwa KJI harus menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh insan pers.
"KJI adalah rumah bagi kita bersama. Kita berharap KJI Sulsel di bawah kepemimpinan Edy Basri dan rekan-rekannya dapat berjalan secara profesional dan tegak lurus sesuai dengan AD-ART organisasi," ujar Andarizal.
Lebih lanjut, Andarizal menyebutkan bahwa KJI Sulsel diproyeksikan menjadi percontohan bagi wilayah lain. "Semoga KJI Sulsel di bawah komando Edy Basri dapat menjadi pilot project bagi pengurus KJI lainnya, baik di tingkat nasional maupun daerah," tambahnya.
Dalam struktur yang diterbitkan, kepengurusan KJI Sulsel diperkuat oleh jajaran Pembina dari unsur kepala daerah, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, serta Bupati Sidrap. Selain itu, terdapat struktur bidang yang lengkap, mulai dari Hubungan Antar Lembaga hingga Bidang Pra-UKW yang difokuskan pada penguatan kompetensi wartawan.
Berikut adalah struktur teras KJI Sulawesi Selatan:
* Ketua: Edy Basri
* Sekretaris: Iwan Setiawan
* Bendahara: Ersan
* Wakil Ketua: Herwandi Baharuddin, Andi Kute, Fery Sirajuddin, Andi Indera Dewa, dan Kadir A. Setiawan.
Dengan formasi ini, KJI Sulsel diharapkan segera melakukan akselerasi program kerja pasca pelantikan di Bali nanti, terutama dalam meningkatkan literasi media dan kesejahteraan anggota melalui Bidang Pra-UKW bagi anggotanya. *** H.H









