Jembatan "Presisi" Trajumas Diresmikan, Kapolres Pekalongan: Akses Penting Pelajar dan Ekonomi Warga!



Sambar. Id Polres Pekalongan - Polda Jateng – Akses vital masyarakat di Desa Trajumas dan Bodas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan kini semakin memadai. Sebuah jembatan yang diberi nama "Jembatan Presisi" resmi diresmikan oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si pada Selasa (13/12/2026). Pembangunan jembatan ini menjadi wujud sinergi lintas sektoral yang kuat untuk memenuhi kebutuhan warga.


Hadir dalam peresmian tersebut, jajaran PJU Polres Pekalongan, ADM Perhutani KPH Pekalongan Timur Sugeng Bowo Leksono, perwakilan DPU Taru Kabupaten Pekalongan Budi Anthoyo, Forkompimcam Kandangserang, serta para kepala desa, guru, pelajar, dan ratusan warga dari Desa Trajumas dan Bodas.


Kapolres AKBP Rachmad dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan ini. Ia mengenang kondisi jembatan sebelumnya yang kecil dan kurang layak, padahal menjadi jalur utama bagi pelajar dan aktivitas ekonomi masyarakat.


"Jembatan Presisi ini adalah salah satu jembatan yang digunakan oleh masyarakat maupun siswa sekolah. Ini juga merupakan jalur ekonomi masyarakat dan jalur pertanian, sehingga kita bisa berkumpul untuk meresmikan jembatan ini," ujarnya.


AKBP Rachmad juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan sederhana namun vital ini merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk seluruh instansi agar dapat membantu masyarakat dan siswa sekolah dalam mewujudkan jalur yang memadai.


"Dulu saya ingat waktu pertama kali datang ke sini, kondisi jembatannya kecil dan digunakan adik-adik sekolah. Tentu kita sebagai orang tua, guru, dan perangkat desa harus membantu agar adik-adik kita tetap bisa mudah ke sekolah dan masyarakat bisa beraktivitas dengan baik," kenangnya.


Kapolres menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Perhutani, DPU Taru, perangkat kecamatan dan desa, TNI-Polri, serta partisipasi aktif warga masyarakat Desa Trajumas.


"Kami dari Polri ingin memberikan seluruh jiwa raga kami untuk seluruh masyarakat. Polisi sekarang sudah bagus semua. Dengan adanya kerja sama yang bagus, kita pada pagi hari ini bisa meresmikan jembatan Presisi ini. Mari kita sama-sama menjaga dan merawat jembatan ini," tegas Kapolres, seraya menambahkan bahwa jembatan ini rampung dibangun dalam waktu singkat, hanya satu bulan, berkat swadaya dan gotong royong warga.


Kepala Desa Trajumas bapak Kosim, menyampaikan terima kasih atas terbangunnya jembatan yang tadinya rusak dan tidak layak. Ia berharap jembatan ini tidak hanya bermanfaat bagi pelajar yang melintas dari Trajumas ke Bodas dan sebaliknya, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga karena jalur ini merupakan urat nadi perekonomian dan pertanian.


Senada, perwakilan DPU Taru Kabupaten Pekalongan Budi Anthoyo, S.T., M.T., mengapresiasi inovasi dan sinergi Polres Pekalongan.


Ia menyebut bahwa ruas jalan Bodas-Klesem telah selesai dibangun, dan ruas jalan Trajumas-Bodas akan menjadi prioritas pembangunan ke depan, mengingat kondisi alam Kandangserang yang labil.


"Mengingat kondisi alam wilayah Kandangserang yang labil untuk pembangunan, kami dari DPU telah melaksanakan kajian-kajian teknis. Mudah-mudahan ke depan ruas jalan Bodas dapat terealisasi sehingga dapat digunakan warga masyarakat dengan nyaman serta dapat meningkatkan perekonomian warga setempat," kata Budi.


Di akhir sambutannya, Kapolres juga mengingatkan seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergitas dalam menjaga dan merawat jembatan, serta meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca hujan yang sering terjadi. (*) 

Lebih baru Lebih lama