Ngeri! Kabel Listrik Terkelupas Menjuntai di Atas Atap, Warga Karang Bahagia Bekasi Was-was

SAMBAR.ID, JABAR |

Bekasi - Seorang warga Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, merasa resah akibat keberadaan kabel listrik yang terkelupas di atas atap rumahnya. Ibu Indri, pemilik rumah tersebut, mengaku khawatir kabel tersebut dapat memicu kecelakaan atau memakan korban jiwa.


Kronologi Kejadian


Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Senin (26/01/2026), Ibu Indri menjelaskan bahwa kondisi kabel yang tidak terbungkus rapi ini sudah berlangsung cukup lama. Ia merasa terancam karena posisi kabel berada tepat di atas area tempat tinggalnya yang rencananya akan direnovasi.


"Saya khawatir karena kabelnya terkelupas. Kalau hanya melintas saja tidak masalah, tapi ini kondisinya membahayakan. Saya takut ada korban, apalagi saya mau renovasi atap rumah," ujar Ibu Indri saat memberikan keterangan di kediamannya.

PLN Dianggap Lamban


Ibu Indri mengaku telah menghubungi pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebanyak lebih dari lima kali untuk meminta perbaikan. Namun, meski petugas sempat datang ke lokasi, tidak ada tindakan nyata yang dilakukan untuk memperbaiki kabel tersebut.


"Petugas sudah datang beberapa kali dengan mobil dan atribut lengkap. Tapi anehnya, mereka cuma foto-foto kabelnya saja lalu pergi begitu saja tanpa ada perbaikan," keluhnya dengan nada kecewa.

Tuntutan Warga


Melalui rekaman video yang diambil oleh awak media pada Senin pagi, Ibu Indri mendesak pihak PLN untuk segera mengambil langkah konkret. Ia berharap perbaikan dilakukan secepat mungkin demi keamanan anggota keluarganya dan warga sekitar.


"Saya minta tolong kepada pihak PLN agar masalah ini segera diurus secepatnya. Jangan ditunda-tunda lagi, kalau bisa hari ini atau besok sudah diperbaiki," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN setempat mengenai kendala teknis yang menyebabkan penundaan perbaikan kabel di wilayah Sukamantri tersebut.


Sumber: Konfirmasi warga

(SBR-ID/AR/Red)

Lebih baru Lebih lama