Palu Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Nasional, Gubernur Anwar Hafid Siap Dukung Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira


GUBERNUR SULTENG, ANWAR HAFID, secara resmi menyatakan dukungan penuh atas rencana penyelenggaraan Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026  dipusatkan di Kota Palu/F-Tim Media Berani.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Provinsi Sulawesi Tengah bersiap menjadi pusat perhatian nasional dalam dunia olahraga bela diri. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi menyatakan dukungan penuh atas rencana penyelenggaraan Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Tahun 2026 yang akan dipusatkan di Kota Palu.


Pernyataan dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur saat menerima audiensi dari Komandan Polisi Militer Kodam XXIII/Palaka Wira (Danpomdam XXIII/PW), Kolonel Cpm Indra Jaya, di Ruang Kerja Gubernur pada Selasa (20/1/2026).


Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam mematangkan persiapan teknis maupun administratif menjelang gelaran besar tersebut.


Targetkan 2.000 Atlet Seluruh Indonesia


Dalam laporannya, Kolonel Cpm Indra Jaya menjelaskan bahwa turnamen ini didesain sebagai ajang prestasi berskala nasional yang tidak hanya melibatkan personel militer, tetapi juga terbuka bagi atlet pencak silat umum dari berbagai penjuru tanah air.


Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi meski pendaftaran masih dibuka.


“Hingga saat ini, tercatat sebanyak 462 peserta telah mendaftarkan diri. Kami menargetkan total sekitar 2.000 atlet dari berbagai daerah di Indonesia akan berkumpul dan bertanding di Palu,” ungkap Kolonel Cpm Indra Jaya.


Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, yakni pada 2 hingga 8 Februari 2026, bertempat di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu. 


Fasilitas ini dinilai representatif untuk menampung ribuan atlet serta penonton yang diprediksi akan memadati area kompetisi.


Dampak Ekonomi dan Pembinaan Prestasi




Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi bukan sekadar bentuk seremonial, melainkan bagian dari upaya penguatan ekonomi daerah melalui sektor sport tourism.


Kedatangan ribuan tamu dari luar daerah diyakini akan memberikan dampak instan pada sektor perhotelan, UMKM, dan transportasi di Sulawesi Tengah.


“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Selain sebagai wadah pembinaan atlet-atlet berprestasi, kehadiran ribuan peserta dari seluruh Indonesia pasti akan membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal kita di Sulawesi Tengah,” kata Anwar Hafid.


Langkah Koordinasi dan Administrasi


Demi menjamin legalitas dan standar kompetisi yang profesional, pihak panitia pelaksana saat ini tengah melakukan langkah-langkah intensif, di antaranya:


Sinergi Instansi: Terus membangun komunikasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah.


Legalitas Federasi: Menunggu rilis surat rekomendasi resmi dari Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Pusat sebagai pemegang otoritas tertinggi cabang olahraga pencak silat.


Persiapan Infrastruktur: Memastikan kesiapan Gedung GBK sebagai venue utama agar sesuai dengan standar keselamatan dan kenyamanan atlet.


Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen kuat antara Pemerintah Provinsi dan pihak Kodam XXIII/Palaka Wira untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral. 


Gubernur berharap turnamen ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga sukses dalam melahirkan bibit-bibit unggul pesilat nasional dari Bumi Tadulako.


Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran atau jadwal pertandingan melalui sekretariat panitia di Kantor Pomdam XXIII/Palaka Wira.***

Lebih baru Lebih lama