Pencarian Lansia 90 Tahun di Hutan Pagimana Nihil Hingga Hari Ke-4, Ini Kendala Tim Basarnas

MEMASUKI HARI 4 PENCARIAN, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan Sail (90), seorang warga yang dilaporkan hilang di perkebunan Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai/F-Hms Basarnas Palu.


SAMBAR.ID, Luwuk, Sulteng - Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan Sail (90), seorang warga yang dilaporkan hilang di perkebunan Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Hingga Sabtu (3/1/2026) petang, operasi pencarian masih membuahkan hasil nihil.


Koordinator Lapangan, Liberatus Fangohoi, menyatakan bahwa tim telah memperluas radius pencarian hingga 6,5 kilometer dari lokasi terakhir korban terlihat (LKP). Pencarian dilakukan dengan menggunakan metode ESAR Preliminary Mode Type 2.


"Tim SAR Gabungan telah melaksanakan penyisiran sesuai sektor yang ditentukan sejak pukul 07.30 WITA. Namun, hingga pukul 18.00 WITA, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan," ujar Liberatus dalam keterangan tertulisnya.


*Kendala di Lapangan*


Operasi pencarian ini menghadapi sejumlah tantangan berat. Liberatus menjelaskan bahwa kondisi fisik korban yang sudah lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit pikun menjadi faktor penyulit utama dalam memprediksi arah pergerakan korban.


"Banyaknya jalan setapak di sekitar lokasi kejadian menyulitkan tim menentukan arah pasti korban berjalan. Hal ini diperparah dengan vegetasi hutan yang sangat rapat, sehingga jarak pandang personel di lapangan sangat terbatas," jelasnya.


Selain faktor alam, ancaman binatang buas juga menjadi perhatian serius bagi keselamatan tim. Di sekitar area pencarian, warga dilaporkan sempat menemukan dan membunuh ular yang berada hanya sekitar 100 meter dari lokasi penyisiran. 


Kondisi cuaca di lokasi saat ini terpantau hujan ringan dengan arah angin menuju Barat Laut.


*Kronologi Kejadian*




Kakek Sail dilaporkan hilang sejak Selasa, 30 Desember 2025. Peristiwa bermula saat korban berangkat ke kebun cokelat bersama anaknya pada pukul 06.30 WITA. Setibanya di kebun yang berjarak 4 km dari perkampungan, keduanya terpisah karena sang anak mulai memetik cokelat.


Sekitar pukul 11.00 WITA, saat sang anak memeriksa pondok tempat istirahat, korban sudah tidak berada di tempat.


*Unsur yang Terlibat*


Dalam operasi hari ke-4 ini, Tim SAR Gabungan terdiri dari personel Rescue Pos SAR Luwuk, Polsek Pagimana, Koramil Pagimana, Pemerintah Desa, serta dibantu oleh masyarakat setempat.


Peralatan yang dikerahkan meliputi rescue car, peralatan navigasi darat, perlengkapan jungle rescue, serta alat komunikasi dan medis.


Operasi SAR resmi dihentikan sementara pada Sabtu malam dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi (4/1/2026) pukul 07.00 WITA sesuai dengan Rencana Operasi Hari ke-5.***


Source : Humas Basarnas Palu.

Lebih baru Lebih lama