Gubernur Anwar Hafid Resmi Luncurkan GSCM di Donggala, Ini Dukungan Penuh Kapolda Sulteng

KAPOLDA SULTENG, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat Donggala/F-Hms Polres Donggala 


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., secara resmi meluncurkan program Gerakan Siswa Cinta Masjid (GSCM) yang dipusatkan di Masjid Raya Donggala, Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa, pada Senin (16/2/2026) subuh. 


Kegiatan yang dimulai pukul 04.30 WITA ini dihadiri oleh jajaran tinggi kepolisian dan pejabat daerah sebagai bentuk komitmen bersama dalam membina karakter generasi muda melalui pendekatan religius.


Acara peluncuran ini dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H., Wakil Gubernur Dr. Reny A. Lamajido, Sp.PK., M.Kes., serta jajaran Forkopimda lainnya, termasuk Danlanal Palu Letkol Marinir M. Ali Wardhana dan Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari.


Sinergi Program "Berani Berkah"


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa GSCM merupakan tindak lanjut dari gagasan Majelis Subuh Berkah (MSB) Donggala yang diselaraskan dengan program unggulan Gubernur Sulteng, yaitu "Berani Berkah".


"Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 149 desa, 9 kelurahan, dan 16 kecamatan di seluruh Kabupaten Donggala. Kami berterima kasih kepada masyarakat atas ikhtiar bersama dalam membina karakter demi menguatkan program Gubernur," ujar Taufik.


Pesan Kamtibmas: Melawan Narkoba dengan Spirit Ibadah


Kapolda Sulteng, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat Donggala. Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar aktivitas ibadah, melainkan strategi preventif dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).


"Pengaruh negatif seperti narkoba telah menyebar dengan berbagai modus. Melalui Gerakan Subuh Berkah dan GSCM ini, kita bersama-sama melawan pengaruh tersebut untuk menyelamatkan generasi muda. Tanpa peran aktif masyarakat, upaya penegakan hukum kepolisian akan sia-sia," tegas Kapolda.


Beliau berharap konsistensi kegiatan ini dapat membentuk budaya positif yang melekat pada karakter masyarakat Donggala secara jangka panjang.


Gubernur: Masjid Adalah Kunci Ketenangan Daerah




Gubernur Anwar Hafid dalam tausiyahnya sebelum meresmikan program menekankan bahwa kemakmuran sebuah daerah dimulai dari kemakmuran masjidnya. 


Ia menginstruksikan para kepala sekolah dan guru untuk aktif membiasakan siswa mencintai tempat ibadah.


"Jika kita menginginkan daerah yang aman dan tenteram, maka makmurkanlah masjid terlebih dahulu. Salat Subuh adalah awal dari seluruh aktivitas kita. Jika dimulai dengan kebaikan, maka hari-hari kita akan dipenuhi keberkahan," tutur Anwar Hafid.


Selain membahas GSCM, Gubernur juga sempat menyinggung isu strategis mengenai Pelabuhan Donggala. Ia menjelaskan bahwa status Donggala sebagai pelabuhan penumpang merupakan kebijakan pemerintah pusat yang tidak dapat dihindari, namun ia berkomitmen untuk terus mempertimbangkan aspirasi masyarakat lokal demi mengembalikan masa kejayaan Donggala.


Rangkaian Kegiatan dan Kondisi Keamanan


Peluncuran GSCM diwarnai dengan rangkaian kegiatan spiritual yang khidmat, meliputi:


Salat Subuh Berjamaah

Dzikir dan Doa Bersama

Pesan Kamtibmas dan Tausiyah Keagamaan


Seremonial Launching GSCM


Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan berlangsung dengan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. 


Partisipasi aktif dari ribuan siswa-siswi di wilayah Kecamatan Banawa menunjukkan dukungan penuh terhadap program pembinaan karakter ini. 


Dengan diresmikkannya GSCM, diharapkan angka kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dapat ditekan secara signifikan melalui penguatan spiritualitas sejak dini.**


Source : Hms Polres Donggala 

Lebih baru Lebih lama