Jaksa Agung Perintahkan Dengan Tegas " Seluruh Jaksa Jaksa Didaerah Segera Usut Segala Korupsi Kakap / Teri

Sambar.id, Rokan Hilir - Pada Hari Sabtu Tanggal 28 Februari 2026 Biro Redaksi Rohil Kembali Berikan Informasi: Jaksa Agung S.T Burhanudin Memerintahkan Seluruh Jaksa - Jaksa di Daerah Fokus Pada Foksi dalam Pemberantasan Korupsi Dengan Skala Besar Kecil Sikat.


" Selama ini , penanganan Korupsi oleh kejaksaan- kejaksaan di daerah terbilang kecil karena masih berkutat hanya pada penyimpangan " penggunaan dana desa, padahal korupsi di daerah daerah sangat sangat besar dengan kerugian Uang Negara yang lebih " Signifikan.


Terkait dalam pemberantasan tindak pidana korupsi agar Jaksa- Jaksa didaerah jangan hanya fokus dengan kasus skala kecil" seperti dana desa dan lain sebagainya," semua sikat dan  juga harus berani menindak perkara perkara yang lebih berskala besar , " ujar Jaksa Agung saat kunjungan kerja ke kejaksaan tinggi ( Kejati) Sulawesi Utara (Sulut), selasa 24/2/2026 .


" Jaksa Agung S.T Burhanudin mengingatkan agar penanganan Korupsi di daerah tetap menjaga integritas dan profesionalitas yang utama.


Dalam kunjungan tersebut Jaksa Agung terus mengingatkan agar seluruh Jaksa saling membantu dalam pemberantasan korupsi, " diminta para jaksa juga mewaspadai serangan serangan dari para (Koruptor) terhadap institusi.

(Red)


"Agar seluruh jajaran Jaksa untuk mewaspadai gerakan perlawanan balik dari pihak para koruptor yang bertujuan mendiskreditkan institusi, " Ujar Jaksa Agung.


Dalam enam tahun terakhir, institusi Kejaksaan Agung ( Kejagung) menjadi Lembaga yang paling dipercaya publik dalam pemberantasan korupsi berturut turut Kejagung dalam Versi banyak rilis survei menjadi lembaga dengan reputasi positif paling tinggi.


Saat Jaksa Agung Republik Indonesia S.T Burhanudin melakukan kunjungan kerja di wilayah Sulawesi Utara pada Senin sampai Selasa 24-25 Februari 2026 .


" Dalam pengarahannya Jaksa Agung menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Jaksa -Jaksa.

(Red)


" Terus Tingkatkan kepercayaan publik terhadap Kejagung mencapai 77 sampai 83 persen di atas kepercayaannya masyarakat polri maupun Komisi pemberantasan korupsi ( KPK).


" Tingkat kepercayaan publik setinggi itu antara lain" dipengaruhi kinerja Jaksa Agung Muda ( Jampidsus)di Kejagung berhasil membongkar kasus kasus korupsi dengan kerugian negara bersekala Jumbo.

(Red)


Selain itu Jampidsus Kejagung juga berhasil mengungkap korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengelolaan dana investasi Asuransi Jiwasraya dan Asabri yang merugikan keuangan negara mencapai Rp 16,8 triliun dan Rp 22,78 triliun.


" Jampidsus juga berhasil dalam mengungkap kasus korupsi terkait penambangan Timah di Bangka Belitung yang merugikan keuangan negara Rp 300 triliun.


Saat ini, Kejagung dalam pertarungan hukum di pengadilan terkait dengan kasus korupsi minyak mentah yang merugikan negara Rp 285,3 triliun.( dikutip dari Republika)


Laporan:Tim Jurnalis ((Legiman))

Lebih baru Lebih lama