Warga Pagaden Barat Dan Orang Tua Murid Tolak Tower BTS Dekat Sekolah Karena Radiasi Dan Potensi Roboh



Sambar.id, Subang, Jabar  - Pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) yang berdekatan degan Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dwikarya, Desa Margahayu, Kecamatan Pagaden Barat mendapat penolakan dari pihak sekolah dan orang tua murid serta warga sekitar.


Penolakan tersebut atas  kekhawatiran dampak radiasi elektromagnetik jangka panjang, terutama bagi anak-anak sekolah dan potensi roboh saat cuaca buruk, serta minimnya sosialisasi ke pihak sekolah maupun kepada orang tua murid.

Salah satu perwakilan orangtua murid sekaligus tokoh masyarakat Dusun Bakansaltewi Hasanudin mengungkapkan rencana pembangunan BTS yang dekat dengan sekolah dasar Tepatnya di belakang tembok sekolah, itu sangat meresahkan dan mengkawatirkan keselamatan dan kesehatan para siswa-siswi SDN Dwikarya.


"Kami sangat prihatin karena pembangunan BTS tersebut terlalu dekat dengan lokasi sekolah dan pemukiman warga," ucap Hasanudin.


Hasan menegaskan kekhawatiran utama kami adalah dampak radiasi yang dipancarkan oleh menara BTS tersebut yang akan mempengaruhi kesehatan siswa serta merusak aset perangkat elektronik yang ada di sekolah," tegasnya.

"Kami tidak menghalangi orang usaha, namun kami merasa tidak setuju apabila rencana pembangunan tower BTS di belakang sekolahan, dan kami menyarankan agar lokasi pembangunan tower BTS di pindahkan ke kawasan yang lebih aman dan jauh dari pemukiman warga dan lingkungan sekolah, karena anak anak harus tetap menjadi prioritas utama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan," ungkapnya. (*)
Lebih baru Lebih lama