Babak Baru Kopdes Merah Putih Tambangan? Muspika Sepakat, Camat Kajang Letakkan Batu Pertama!


SAMBAR.ID, BULUKUMBA —
Setelah sempat tersendat akibat polemik lahan dan proses hukum yang berlarut, pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Tambangan akhirnya mulai bergerak. Kepastian itu lahir dari hasil rapat tingkat Muspika Kecamatan Kajang yang membuka jalan dimulainya pekerjaan fisik.


Momentum tersebut ditandai dengan prosesi pemasangan batu pertama oleh Camat Kajang pada Minggu (01/03/2026), disaksikan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta pihak terkait.


Kepala Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, H. Andi Abu Thalik, menegaskan bahwa dimulainya pembangunan merupakan buah dari koordinasi lintas unsur di tingkat kecamatan.


“Pelaksanaan pekerjaan Kopdes Merah Putih Tambangan akhirnya terlaksana hasil putusan rapat di tingkat Muspika, dan berlangsung pemasangan batu pertama oleh Bapak Camat Kajang,” ujar , H. Andi Thalik saat dikonfirmasi.


Dari Mandek ke Bergerak


Sebelumnya, proyek Kopdes sempat tertahan selama berbulan-bulan menyusul laporan dugaan penyerobotan dan pemagaran lokasi. Kondisi itu memicu kekhawatiran masyarakat karena program ekonomi desa tidak berjalan.


Dengan adanya kesepakatan Muspika, pemerintah desa berharap tidak ada lagi hambatan di lapangan.


“Ini program untuk kepentingan masyarakat. Kami berharap semua pihak menghormati hasil rapat dan proses yang telah ditempuh,” tegas H. Andi Abu Thalik


Pesan Persatuan dan Kepastian Hukum


Langkah percepatan pembangunan ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi desa.


Presiden berulang kali mengingatkan bahwa:

  • Program ekonomi rakyat harus dipercepat
  • Aparat wajib menjaga stabilitas dan kepastian hukum
  • Konflik lokal harus diselesaikan melalui musyawarah dan hukum


Catatan: Proses Hukum Tetap Berjalan


Meski pembangunan telah dimulai, sumber di lapangan menyebut proses klarifikasi laporan sebelumnya masih berada dalam penanganan aparat. Karena itu, semua pihak diminta tetap menghormati mekanisme hukum yang berlaku.


Pengamat desa menilai, keberlanjutan proyek sangat bergantung pada:

  • konsistensi pengawalan Muspika
  • transparansi status lahan
  • komunikasi antar pihak yang bersengketa


Harapan Warga


Warga Tambangan berharap pembangunan Kopdes benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan kembali terseret konflik.


Jika berjalan sesuai rencana, Kopdes Merah Putih Tambangan diproyeksikan menjadi pusat layanan ekonomi dan koperasi bagi masyarakat Kajang bagian utara.


Batu pertama telah diletakkan. Kini publik menunggu: apakah koperasi rakyat ini akan benar-benar berdiri kokoh, atau kembali tersandung sengketa lama? (Asm)

Lebih baru Lebih lama