Sambar.id, Bulukumba — Pemerintah Kecamatan Bontobahari bersama Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bontobahari menunjukkan respon cepat terhadap laporan masyarakat terkait seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) di Lingkungan Pasaraya, Kelurahan Sapolohe, Kecamatan Bontobahari.
Laporan tersebut berawal dari kekhawatiran keluarga Ardianto. Orang tua dan istri Ardianto kemudian menghubungi pamannya, A.syarif melalui sambungan telepon untuk meminta bantuan agar kondisi yang dialami Ardianto dapat segera ditangani oleh pihak terkait.
Menindaklanjuti hal tersebut, A.syarif kemudian menyampaikan laporan kepada pihak pemerintah setempat dan instansi terkait agar mendapatkan perhatian dan penanganan.
Menariknya, laporan tersebut tetap direspon dengan cepat meskipun pada hari Minggu (15/3/2026) yang merupakan hari libur pelayanan. Koordinasi dilakukan melalui sambungan WhatsApp sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Menurut keterangan keluarga dan masyarakat sekitar, Ardianto sudah cukup lama mengalami kondisi yang mengarah pada gangguan kejiwaan. Beberapa perilaku yang sering terlihat antara lain berbicara sendiri, tertawa tanpa sebab, mengeluh sakit kepala, kadang menangis, bahkan sesekali mengamuk serta terkadang tidak mengenali orang di sekitarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Kecamatan Bontobahari, Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Bontobahari langsung melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut.
Andi Syarifuddin menyampaikan apresiasi atas respon cepat pemerintah dan tenaga kesehatan yang tetap memberikan pelayanan meskipun di hari libur.
“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada Camat Bontobahari, Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba, serta Puskesmas Bontobahari yang tetap merespon laporan masyarakat melalui sambungan WhatsApp meskipun di hari libur Minggu,” ujarnya.
Masyarakat berharap penanganan terhadap Ardianto dapat terus dilakukan melalui pendampingan sosial dan penanganan medis sehingga yang bersangkutan dapat memperoleh perawatan yang layak.
Peristiwa ini menjadi contoh pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menangani persoalan sosial serta kesehatan di lingkungan masyarakat.
(ASM)






.jpg)





