SAMBAR.ID, Poso, Sulteng - Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang pencari getah damar yang dilaporkan hilang di Hutan Hae, Desa Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, resmi ditutup. Korban ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi selamat pada Sabtu (21/3/2026) sore.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal, S.H., mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut melalui siaran persnya.
Korban atas nama Marton Paroda (49) sebelumnya dilaporkan tidak kunjung kembali dari hutan saat sedang mencari getah damar.
Kronologi Penemuan
Tim SAR Gabungan memulai pergerakan pada Sabtu pagi pukul 07.00 WITA setelah melakukan briefing kekuatan personel dan pembagian tugas sesuai SOP Basarnas. Setelah menyisir area hutan, titik terang muncul pada sore hari.
"Pukul 16.22 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi selamat pada jarak sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP)," ujar Muh. Rizal.
Evakuasi dan Penutupan Operasi
Pasca ditemukan, Marton langsung dievakuasi menuju Desa Dewua. Tim beserta korban tiba di pemukiman warga pada pukul 17.25 WITA, di mana korban segera diserahkan kepada pihak keluarga dalam suasana haru.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya:
Tim Rescue Pos SAR Parigi
Tim Rescue USS Ampana
Bhabinkamtibnas dan Babinsa
Pemerintah Desa serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, Muh. Rizal menyatakan operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur potensi SAR yang terlibat. Seluruh personel kini telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing," pungkasnya.






.jpg)



