Acara dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dan diikuti oleh 216 peserta yang terdiri dari personel Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Kehadiran Kompol Alpian merupakan bentuk dukungan penuh jajaran Polres OKU terhadap program pembinaan sumber daya manusia yang menjadi prioritas Polda Sumsel. Program ini dirancang secara strategis untuk mempersiapkan personel dari sisi mental, keterampilan, hingga finansial agar siap menjalani masa pensiun secara mandiri dan produktif.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang harus disambut dengan semangat.
“Kerja keras adalah wujud rasa syukur, namun harus diimbangi dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Pensiun bukan akhir dari pengabdian, tetapi awal dari fase kehidupan baru,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah pejabat dan mitra strategis, di antaranya Kadisnakertrans Sumsel H. Indra Bangsawan, pimpinan PT Asabri Cabang Palembang, perwakilan perbankan, serta narasumber lainnya. Sinergi lintas sektor ini bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh terkait jaminan sosial, pengelolaan keuangan, dan peluang usaha.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada keluarga personel gugur dari Polres Lahat. Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan sesi motivasi inspiratif dari Ipda Dodi Permana, S.H., M.M., penerima penghargaan Kalpataru 2022.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Latram merupakan bentuk apresiasi institusi kepada para anggotanya.
“Latram ini adalah wujud penghargaan institusi sekaligus investasi masa depan bagi personel yang akan memasuki masa purna tugas,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel berharap seluruh peserta mampu menjalani masa pensiun dengan mandiri, produktif, dan tetap berkarya di tengah masyarakat. (Amel)








.jpg)



