SAMBAR.ID, Touna, Sulteng - Momen tak biasa mewarnai pelantikan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPD HIPKA) Tojo Una-Una periode 2026–2031, Senin malam (27/4/2026). Di tengah agenda resmi yang berlangsung khidmat, perhatian Ketua BPW HIPKA Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, tertuju pada baju yang dikenakan Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu.
Ilham hadir mengenakan baju Munas KAHMI XI. Bagi Ambo Dalle, hal tersebut mencerminkan ikatan emosional yang kuat terhadap Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI).
“Saya terharu melihat beliau mengenakan baju Munas KAHMI XI. Ini menandakan kecintaan terhadap HMI,” ujar Ambo Dalle dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Ambo Dalle menegaskan bahwa pelantikan HIPKA bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang penguatan nilai kealumnian.
Ia juga mendorong perubahan orientasi kader KAHMI agar tidak hanya berkiprah di bidang politik, tetapi juga aktif dalam dunia kewirausahaan.
“Kenapa kita ber-HIPKA? Karena kita ingin menggeser orientasi berpikir. KAHMI tidak hanya berpolitik, tapi juga harus kuat di dunia entrepreneur,” tegasnya.
Menurutnya, HIPKA diharapkan menjadi wadah jejaring bisnis yang mampu menghubungkan pelaku usaha serta membuka peluang kolaborasi, termasuk dalam pengelolaan potensi sumber daya alam di Tojo Una-Una.
“HIPKA ini diciptakan untuk membangun jejaring bisnis. Kita bisa saling bertukar informasi, termasuk potensi SDA yang bisa dikembangkan,” jelasnya.
Ambo Dalle juga meminta pengurus yang dipimpin dr. Andhika Akasse segera melakukan konsolidasi organisasi dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Hal ini dinilai penting mengingat Bupati Tojo Una-Una merupakan bagian dari dewan pembina HIPKA setempat.
Sementara itu, Ketua BPD HIPKA Tojo Una-Una, dr. Andhika Akasse, menyatakan komitmennya menjadikan HIPKA sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Ia menyoroti sektor tambak udang sebagai salah satu potensi unggulan dengan nilai ekonomi tinggi, yang dapat menghasilkan puluhan hingga ratusan juta rupiah per hektare. Menurutnya, pengembangan sektor tersebut berpotensi menciptakan efek berganda bagi pertumbuhan UMKM lokal.
Selain itu, HIPKA Tojo Una-Una juga akan fokus melahirkan pelaku usaha baru serta membuka akses permodalan melalui kerja sama dengan sektor perbankan.
Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga momentum penguatan arah baru kader KAHMI dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.***
Sumber : Faktasulteng.id.






.jpg)



