Pemdes Cigugur Kaler Gelar Pesta Panen Sekaligus Sambut Milangkala Kabupaten Subang Ke-78


PJ Kepala desa Cigugur Kaler Elis Purnamawati berikan potongan tumpeng kepada Camat Pusakajaya Dadang Kosasih. (Poto/Asep Ocay)


Sambar.id, SUBANG, JABAR - Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah Pemerintah Desa Cigugur Kaler, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, bersama para petani menggelar pesta panen sekaligus menyambut Milangkala Kabupaten Subang ke 78.


Tradisi Mapag Sri sejatinya merupakan salah satu wujud rasa syukur masyarakat petani terhadap berkah yang di terima, sekaligus sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap mahakarya para leluhur.

Menurut PJ Kepala Desa Cigugur Kaler Elis Purnamawati mengatakan, dalam pelaksanaan mapag sri ini banyak nilai-nilai kehidupan yang diajarkan, seperti kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

"Mapag Sri bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah bukti bagaimana kearifan lokal masyarakat Cigugur Kaler melestarikan tradisi dengan tetap relevan di tengah perubahan zaman.

"Mapag Sri ini juga merupakan cermin jati diri budi pekerti warga Cigugur Kaler yang harus di jaga dipertahankan dan dilestarikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap mahakarya para leluhur," tutur Elis Purnamawati disela-sela acara Mapag Sri, Sabtu (04/04/2026).

Di Desa Cigugur Kaler sendiri pesta panen raya atau mapag sri ini disuguhan dengan pementasan kesenian tradisional wayang kulit dan tarian rakyat yang merupakan bagian dari tradisi Mapag Sri, untuk memberikan hiburan sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.


Sementara itu Camat Pusakajaya Dadang Kosasih didampingi Bhabinkantibmas dan Babinsa Desa Cigugur, menyampaikan afresiasi atas terlaksananya kegiatan adat istiadat Mapag Sri Desa Cigugur Kaler.


Menurut Camat,  Mapag Sri ini merupakan inflementasi dari suyukur nikmat, rasa syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan rizky kepada kita semua. Selain itu Mapag Sri ini juga bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Subang yang ke 78 dan hari Bumi sedunia, dimana mencintai bumi merupakan tanggung jawab kita dan bukti rasa syukur kita pada sang pencipta.

"Kita hanya akan menuai dari apa yang kita tabur, begitupun bumi akan memberi karma sebagaimana kita memperlakukannya. Maka cintai bumi sebagai tanggung jawab kekhalifahan dan kesyukuran pada Sang Pencipta," ucap Camat.

Lebih lanjut Camat mengajak kepada warga untuk peduli bumi,  mencintai lingkungan adalah mencintai diri sendiri dan generasi penerus. Menjaga bumi adalah tanggung jawab kita bersama.

"Mari kita mulai dari hal kecil yang berdampak besar, seperti mengurangi sampah plastik, menanam pohon, dan hemat energi.

"Saya minta kepada seluruh warga Kecamatan Pusakajaya khusunya warga Cigugur Kaler mulai hari ini jaga lingkungan kita dengan tidak buang sampah sembarangan," tegas Camat. (*)
Lebih baru Lebih lama