Diduga Bebas Beroperasi Bertahun-tahun, Gudang Minyak di Muaro Jambi Jadi Sorotan Tajam Publik


Sambar.id MUARO JAMBI — Dugaan aktivitas gudang minyak ilegal di Kabupaten Muaro Jambi kembali memantik perhatian serius publik.


Gudang yang disebut-sebut telah lama beroperasi itu diduga menjalankan aktivitas penampungan dan bongkar muat BBM secara terang-terangan, bahkan disebut berlangsung nyaris tanpa hambatan dalam kurun waktu yang tidak singkat.


Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait efektivitas pengawasan dan penegakan hukum terhadap dugaan praktik usaha minyak ilegal yang dinilai masih marak terjadi di wilayah Jambi.


Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, aktivitas di gudang tersebut dikabarkan telah berlangsung cukup lama.


Kendaraan diduga pengangkut BBM disebut kerap keluar masuk lokasi, terutama pada malam hari.


Situasi itu pun menjadi perhatian warga sekitar yang mengaku mulai resah dengan potensi bahaya yang dapat timbul sewaktu-waktu.


Selain dikhawatirkan memicu kebakaran dan pencemaran lingkungan, keberadaan gudang minyak diduga ilegal itu juga dinilai berpotensi merugikan negara apabila benar terdapat praktik distribusi BBM di luar ketentuan hukum yang berlaku.

“Aktivitasnya bukan lagi sembunyi-sembunyi. 


Warga sekitar juga tahu ada kegiatan di sana.


Yang jadi pertanyaan, kenapa bisa terus berjalan?” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.


Sorotan terhadap dugaan gudang minyak ilegal di Jambi sendiri bukan persoalan baru. 


Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus serupa beberapa kali mencuat ke permukaan.


Bahkan, tidak sedikit yang berakhir dengan kebakaran maupun penindakan aparat penegak hukum. 


Namun demikian, dugaan aktivitas serupa masih terus ditemukan di berbagai wilayah.


Situasi ini memunculkan desakan dari masyarakat agar aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak hanya melakukan penindakan sesaat, melainkan juga menelusuri dugaan adanya pihak-pihak yang diduga membekingi atau membiarkan aktivitas tersebut terus berlangsung.


Warga meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas gudang, izin operasional, sumber distribusi BBM, hingga dugaan alur penyaluran yang dilakukan.


Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, masyarakat berharap aparat bertindak tegas dan transparan tanpa pandang bulu.


“Jangan tunggu ada kebakaran besar atau korban jiwa baru sibuk turun tangan.


Kalau memang ilegal, tindak tegas sesuai hukum,” tegas warga lainnya.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola gudang maupun aparat terkait mengenai status legalitas aktivitas yang dimaksud.



Jurnalis : Apriandi

Lebih baru Lebih lama