BIMA – Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Kalampa (HMPK) menggelar dialog publik bertema Peran Masyarakat dalam Mencegah Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba: Potensi Konflik Desa Akibat Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba serta Upaya Pencegahannya, Kamis (8/5), di SDN Inpres 2 Kalampa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua HMPK Ramzi dengan Ketua Panitia Annisa. Dialog publik digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya kenakalan remaja di Desa Kalampa yang dinilai mulai meresahkan masyarakat.
Fenomena penyalahgunaan bahan terlarang dan maraknya judi online di kalangan remaja menjadi perhatian utama dalam kegiatan itu. Kondisi tersebut disebut berdampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti meningkatnya kasus kehilangan kendaraan, pencurian, hingga tindak kriminal lainnya.
“Dialog ini menjadi ruang bersama untuk mencari solusi dan memperkuat peran masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba,” ujar Ramzi dalam sambutannya.
Kegiatan itu menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya perwakilan BNNK Kabupaten Bima, DPRD Kabupaten Bima Dapil I, Kesbangpol Kabupaten Bima, serta Kepolisian Resor Bima.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam menangani persoalan sosial tersebut. Edukasi sejak dini, pengawasan lingkungan, serta keterlibatan keluarga dan lembaga pendidikan dinilai menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan.
Dialog publik juga dihadiri pelajar dari berbagai sekolah, seperti SMA Negeri 2 Woha, SMP Negeri 2 Woha, SMK Yahya Bima, dan MTs Al-Jihad. Kehadiran pelajar dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan generasi muda.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Diskusi interaktif yang berlangsung menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap persoalan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan desa.
Melalui kegiatan tersebut, HMPK berharap tercipta komitmen bersama dalam menjaga lingkungan yang aman dan mendorong generasi muda menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan. (*)






.jpg)



