Opini : Tentang Proses Hukum dan Harapan Keadilan


Di negara hukum, setiap warga negara seharusnya memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa membedakan jabatan, kekuasaan, maupun latar belakang.


Namun dalam kenyataannya, masih banyak masyarakat kecil yang merasa kesulitan ketika harus menghadapi proses hukum yang panjang dan rumit. Apalagi ketika nama baik keluarga ikut terdampak sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Keluarga kami hanya ingin satu hal, yaitu proses hukum yang berjalan secara objektif, transparan, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan. Karena dalam negara hukum, seseorang belum dapat dinyatakan bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang sah dan berkekuatan hukum tetap.

Seluruh upaya telah ditempuh. Mulai dari pengaduan ke Wasidik, Propam, hingga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Namun sebagai keluarga, kami merasa masih perlu mencari ruang agar suara dan harapan kami dapat didengar.

Karena itu, Ilmi memutuskan untuk datang langsung ke Jakarta dan menyampaikan pengaduan ke:

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Komisi III DPR RI
Komisi Kepolisian Nasional
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban
Dewan Pers

Langkah ini bukan untuk melawan hukum, melainkan bentuk ikhtiar mencari keadilan melalui jalur yang sah dan damai.

Masyarakat tentu berharap hukum dapat berdiri adil untuk semua pihak, tanpa dipengaruhi opini publik maupun kekuasaan. Sebab kepercayaan masyarakat terhadap hukum adalah hal penting yang harus dijaga bersama.

Pada akhirnya, semua pihak hanya berharap agar kebenaran dapat dibuka secara terang dan proses hukum berjalan dengan adil serta bermartabat.
Lebih baru Lebih lama