SAMBAR.ID | Baturaja – Peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Angkatan III resmi memaparkan delapan hasil karya inovatif yang telah mereka susun selama menjalani masa tugas selama enam bulan di Rutan Baturaja. Presentasi berlangsung di hadapan Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, serta jajaran pejabat dan staf, Senin (8/6/2026).
Beragam ide terobosan disajikan, mencakup digitalisasi sistem pelayanan, program ketahanan pangan, hingga pengelolaan lingkungan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu inovasi unggulan yang mendapat perhatian adalah aplikasi pelayanan informasi warga binaan berbasis daring. Melalui aplikasi ini, keluarga dapat mengakses jadwal kunjungan, informasi administrasi, hingga perkembangan pembinaan warga binaan secara mudah, cepat, dan transparan tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Selain itu, mereka juga merancang program budidaya tanaman hortikultura di lahan terbatas yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus melatih keterampilan kemandirian bagi warga binaan.
Paparan yang disampaikan secara rinci dan terstruktur ini mendapat tanggapan positif dari pimpinan rutan. Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kreativitas yang ditunjukkan para peserta. Ia menilai hasil karya tersebut bukan sekadar syarat penyelesaian tugas, melainkan solusi nyata yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan lembaga pemasyarakatan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan ide-ide segar yang dihadirkan. Inovasi ini menyentuh aspek penting, mulai dari kemudahan pelayanan hingga pembinaan kemandirian warga binaan. Ini bukan sekadar tugas, tapi benar-benar bisa diterapkan dan memberi dampak positif,” ujar Fitri Yady.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi aktif para peserta selama masa pemagangan. Fitri Yady berharap pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama magang dapat menjadi bekal berharga bagi mereka untuk berkarier dan bersaing di dunia kerja kelak.
(Amel)










.jpg)



