WUJUD KASIH NYATA, YANKES GPIB "GALILEA" SELANGGARAKAN SAFARI KESEHATAN GRATIS DI PELABUHANRATU DAN CIKOTOK; RATUSAN WARGA ANTUSIAS IKUTI PEMERIKSAAN


SAMBAR.ID | SUKABUMI – Yayasan Kesehatan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (YANKES GPIB) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial melalui penyelenggaraan Safari Pelayanan Kesehatan (Pelkes) dan Pengobatan Gratis. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh dr. Griselda P.S. Aer, Sp.KP selaku Ketua YANKES GPIB ini menyasar dua lokasi strategis, yaitu Gedung Gereja GPIB Jemaat “Galilea” Pelabuhanratu dan Pos Pelayanan dan Kesaksian (Pelkes) GPIB Galilea di Cikotok, pada Sabtu (27/6/2026).


Kegiatan ini merupakan wujud konkret dari iman yang bekerja melalui kasih, di mana ratusan warga masyarakat umum tanpa memandang latar belakang agama atau suku, berbondong-bondong memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Antusiasme tinggi terlihat sejak pagi hari, dengan antrean warga yang tertib menunggu giliran pemeriksaan.


Penyelenggaraan acara ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil kolaborasi strategis antara YANKES GPIB dengan Badan Pelaksana Musyawarah Pelayanan (BP Mupel) GPIB Wilayah Jawa Barat II. Keikutsertaan Jemaat GPIB Galilea dalam safari kesehatan ini didasarkan pada Surat Permohonan Nomor: 026/BPMJ-II/V/2026 dari Musyawarah Pelayanan (Mupel) GPIB Wilayah Jawa Barat II, yang mengamanatkan adanya pelayanan pengobatan umum bagi masyarakat luas sebagai bentuk kesaksian gereja di tengah masyarakat.


Pdt. Janner Simamora, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas medis biasa, melainkan bagian integral dari "Kesaksian Pelayanan".


"Kegiatan pelayanan kasih ini merupakan manifestasi nyata dari kesaksian kami di tengah masyarakat. Selain fokus pada kesehatan fisik melalui pemeriksaan dan pengobatan gratis, kami juga menyelenggarakan pelatihan kerajinan tangan. Ini adalah upaya holistik untuk memberdayakan masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi kreatif," ujar Pdt. Janner Simamora.


Ia menambahkan bahwa kehadiran tenaga medis spesialis seperti dr. Griselda memberikan nilai tambah yang signifikan, karena warga dapat berkonsultasi langsung mengenai masalah jantung dan pembuluh darah yang sering kali luput dari perhatian dalam pemeriksaan rutin.


Selain itu kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan dan koordinasi dengan Forkopimcam Plabuhanratu, Babinmas Palabuhanratu, dan juga Pol PP kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu. 


Halumono, salah satu penanggung jawab kegiatan, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah sukses dilaksanakan tahun sebelumnya. Keberhasilan tahun lalu menjadi motivasi kuat untuk menjadikan Safari Pelkes sebagai agenda rutin tahunan.


"Tahun lalu, respons masyarakat sangat positif. Oleh karena itu, kami berupaya agar kegiatan kesaksian kasih bidang pelayanan kesehatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Kami ingin memastikan bahwa akses kesehatan berkualitas tetap menjangkau mereka yang mungkin terkendala biaya," tegas Halumono.


Ia juga menekankan bahwa lokasi di Cikotok dipilih untuk menjangkau wilayah yang lebih luas, memastikan bahwa manfaat pelayanan ini tidak hanya terpusat di ibu kota kecamatan, tetapi juga merata hingga ke daerah-daerah sekitarnya.


Panitia pelaksana melaporkan bahwa hingga siang hari, jumlah masyarakat yang telah menerima pelayanan kesehatan mencapai hampir 150 orang. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir kegiatan.


Seorang panitia lapangan mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara. "Alhamdulillah, respon warga sangat luar biasa. Mereka datang dengan harapan mendapatkan solusi kesehatan. Banyak yang awalnya hanya ingin cek tekanan darah, namun setelah konsultasi dengan dokter, mereka jadi lebih paham tentang pola hidup sehat. Ini adalah edukasi kesehatan yang sangat berharga bagi kami," ujarnya.


Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, gula darah, asam urat), konsultasi dokter umum dan spesialis, serta pembagian obat-obatan gratis sesuai resep. Melalui kegiatan ini, YANKES GPIB berharap dapat menjadi berkat bagi sesama dan memperkuat tali persaudaraan antarwarga di Kabupaten Sukabumi.


(Hans)

Lebih baru Lebih lama