Camat Bontobahari Ajak Warga Manfaatkan Program Z Chicken, BAZNAS Bulukumba Pastikan Kuota 15 Penerima Manfaat

Camat Bontobahari Ajak Warga Manfaatkan Program Z Chicken, BAZNAS Bulukumba Pastikan Kuota 15 Penerima Manfaat

Sambar id,Bulukumba – Ajakan Camat Bontobahari kepada masyarakat untuk memanfaatkan Program Z Chicken mendapat respons positif dari BAZNAS Kabupaten Bulukumba. Setelah dikonfirmasi oleh Redaksi Sambar.id Sulawesi Selatan, pihak BAZNAS membenarkan bahwa Program Z Chicken dari BAZNAS RI kembali dibuka bagi masyarakat Bulukumba dengan kuota 15 penerima manfaat.

Konfirmasi tersebut disampaikan oleh Bulkis Kabil, PIC Program Ekonomi BAZNAS RI, yang menjelaskan bahwa Program Z Chicken merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang bertujuan menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi sekaligus menumbuhkan semangat berwirausaha.

"Benar, BAZNAS RI memberikan kuota 15 penerima manfaat untuk masyarakat Bulukumba melalui BAZNAS Kabupaten Bulukumba," jelas Bulkis saat memberikan tanggapan kepada Sambar.id, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, sasaran program ini adalah masyarakat Bulukumba di seluruh 10 kecamatan yang termasuk dalam kategori mustahik (delapan asnaf penerima zakat). Calon penerima yang telah memiliki pengalaman atau dasar usaha di bidang kuliner akan menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.

Peserta yang dinyatakan lolos akan memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari pelatihan pengolahan ayam, pelatihan manajemen keuangan, bantuan modal usaha, peralatan usaha, hingga pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan agar usaha dapat berkembang.

BAZNAS menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara bertahap dimulai dari pendaftaran melalui tautan online, dilanjutkan dengan wawancara, kemudian survei atau asesmen lapangan untuk memastikan kelayakan calon penerima manfaat. Setelah ditetapkan, seluruh peserta akan mengikuti pelatihan sebelum memulai usaha.

Bulkis juga mengungkapkan bahwa sebelumnya program serupa telah berjalan dengan tujuh penerima manfaat yang mewakili beberapa kecamatan. Namun saat itu belum ada peserta dari Kecamatan Kajang, Kindang, dan Herlang. Dengan tambahan kuota sebanyak 15 orang pada tahun ini, BAZNAS berharap seluruh kecamatan di Kabupaten Bulukumba dapat mengirimkan perwakilan.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS menerapkan sistem pendampingan yang berkelanjutan. Penerima manfaat diwajibkan menyampaikan laporan harian melalui grup pendampingan, kemudian dilakukan evaluasi lapangan setiap satu hingga tiga bulan, serta survei kaji dampak zakat setiap enam bulan untuk mengukur perkembangan usaha.

Sementara itu, Camat Bontobahari sebelumnya mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Menurut Camat, Program Z Chicken bukan hanya memberikan bantuan usaha, tetapi juga membekali peserta dengan pelatihan, peralatan, dan pendampingan sehingga mampu menjadi langkah awal membangun usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Di akhir keterangannya, BAZNAS Kabupaten Bulukumba berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Kami bersyukur masyarakat Bulukumba kembali menjadi target Program Z Chicken BAZNAS RI. Ini merupakan hasil sinergi BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Kami mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini demi meningkatkan kesejahteraan bersama," tutup Bulkis Kabil.

Redaksi Sambar.id sulsel menilai keterbukaan informasi dari BAZNAS Kabupaten Bulukumba merupakan bagian dari komitmen transparansi kepada masyarakat, sehingga publik memperoleh informasi yang utuh dan berimbang mengenai pelaksanaan Program Z Chicken di Kabupaten Bulukumba.

Penulis As.Mappasomba 
Redaksi sulsel
Lebih baru Lebih lama