Ajang pembinaan karate terbesar di Sulawesi Selatan itu ditutup langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H., di GOR JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar, Minggu (26/7/2026).
Penutupan berlangsung khidmat namun penuh semangat, dihadiri sekitar 300 undangan yang terdiri atas jajaran Satbrimob Polda Sulsel, pengurus INKANAS, dewan guru, wasit, juri, pelatih, ofisial, hingga ratusan karateka yang telah bertanding sejak hari pertama.
Turut hadir Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., para Pejabat Utama Satbrimob Polda Sulsel, Anggota Dewan Guru PB INKANAS Zona V, Wakil Ketua Dewan Wasit PB INKANAS, Wakil Ketua Harian II INKANAS Pengda Sulsel, Ketua Majelis Sabuk Hitam INKANAS Pengda Sulsel, serta seluruh perangkat pertandingan.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Muhammad Ridwan menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan yang berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
"Alhamdulillah, Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda Sulsel dan Series II Piala Dansat Brimob Polda Sulsel yang berlangsung selama tiga hari dapat berjalan lancar, aman, dan sukses," ujarnya.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelatih, ofisial, wasit, juri, serta para atlet yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme selama kejuaraan berlangsung.
Menurutnya, Kejurda INKANAS tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet karate yang berkarakter dan berprestasi.
"Kami bangga melihat semangat bertanding yang sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai Karate-Do. Kepada para juara, pertahankan prestasi dan terus tingkatkan kemampuan. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk bangkit dan berlatih lebih keras," pesannya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kejuaraan serta berharap seluruh masukan menjadi bahan evaluasi demi penyelenggaraan yang semakin baik pada masa mendatang.
Lebih jauh, Dansat Brimob menegaskan bahwa semangat persaudaraan, disiplin, dan sportivitas yang lahir dari arena pertandingan harus terus dipelihara sebagai fondasi pembinaan karate di Sulawesi Selatan.
Pada akhir kegiatan, panitia mengumumkan para juara umum dari dua kategori yang dipertandingkan.
Untuk Kategori Polri, Batalyon A Pelopor berhasil meraih Juara Umum I, disusul Batalyon B Pelopor sebagai Juara Umum II, dan Batalyon C Pelopor sebagai Juara Umum III.
Sementara pada Kategori Umum, INKANAS Ranting Tompo Tika tampil sebagai Juara Umum I, diikuti INKANAS Polres Parepare sebagai Juara Umum II, serta INKANAS Polres Palopo di posisi Juara Umum III.
Keberhasilan penyelenggaraan Kejurda INKANAS Piala Kapolda Sulsel 2026 menjadi bukti komitmen INKANAS bersama Polda Sulawesi Selatan dalam membangun ekosistem pembinaan karate yang berkelanjutan. Dari arena inilah diharapkan lahir bibit-bibit karateka unggulan yang kelak mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di level nasional hingga internasional.
Dengan berakhirnya kejuaraan tersebut, bukan hanya para juara yang lahir, tetapi juga semangat baru untuk terus membangun prestasi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga marwah olahraga karate sebagai wahana pembentukan karakter generasi muda.(*).










