Kesaksian Petugas Saat Gerebek Gubuk Terpal Diduga Basecamp Narkoba di Jambi

Sambar.id, Jambi - Beredar video berdurasi singkat mendadak viral dan memicu keresahan di tengah masyarakat Jambi. Momen krusial saat sejumlah petugas gabungan mendatangi sebuah area terpencil di tengah perkebunan karet. Tempat itu diduga kuat menjadi markas atau basecamp aktivitas peredaran narkoba.


Berdasarkan rekaman video tersebut, lokasi yang digerebek berada di area perkebunan yang dipenuhi rimbunnya pohon karet. Di tengah area perkebunan, berdiri sebuah gubuk sederhana berdinding terpal biru yang dijadikan tempat berkumpul. Nampak pantauan di sekitar area gubuk, ratusan tumpukan kantong semai tanaman yang tersusun rapi di dekat jalur masuk.


Pihak yang berada di lokasi mengonfirmasi situasi tersebut secara langsung. Mereka menyatakan bahwa operasi ini dilakukan untuk merespons keresahan warga setempat.


"Kami berada di kondisi di belakang Ceoda, saat ini di RT 21, mengenai tentang maraknya narkoba. Nah, ini posisi ini di tempat basecamp narkoba," ujar seorang warga yang merekam kondisi di lokasi kejadian pada siang hari. Minggu (05/07/2026)


Aparat Pasang Garis Pembatas


Petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah setempat langsung bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga memasang tali pembatas berwarna hijau di sekeliling gubuk untuk mencegah masuknya pihak-pihak yang tidak berkepentingan selama proses penyisiran berlangsung.


Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum menerima keterangan resmi dari aparat penegak hukum setempat terkait kepastian waktu penindakan, detail lokasi spesifik, maupun identitas para pihak yang terlibat di dalam video. Kendati demikian, masyarakat menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan tindak pidana narkotika ini secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah.


Peredaran narkotika merupakan persoalan serius yang mengancam keamanan, kesehatan, dan masa depan generasi bangsa. Redaksi berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan kasus ini secara independen dan berimbang. Informasi terbaru akan segera diperbarui secara berkala setelah mendapatkan verifikasi resmi dari pihak berwenang.


Sumber: Warga

Laporan: Jurnalis Apriandi (Kaperwil)

Lebih baru Lebih lama