Lestarikan Tradisi dan Syukuri Hasil Bumi ,BPP Kedungreja Gelar Tasyakuran Memetri Bumi Dengan Nuansa Seni Budaya




Cilacap,Sambar.id 

​CILACAP – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungreja menggelar kegiatan tasyakuran "Memetri Bumi" sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan hasil panen sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal.


 Acara adat yang berlangsung khidmat dan meriah ini diselenggarakan di halaman Kantor BPP Kedungreja pada hari Kamis, 2 Juli 2026.





​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Camat Kedungreja Kukuh Setiaji, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan pengurus kelompok tani dari seluruh wilayah se-Kecamatan Kedungreja.


​Memetri Bumi merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Jawa sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesuburan tanah dan hasil pertanian yang melimpah. 





Selain itu, momentum ini dimanfaatkan oleh BPP Kedungreja untuk mempererat tali silaturahmi, sinergi, dan ruang komunikasi antara pemerintah, penyuluh, aparat keamanan, dan para petani demi meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Kedungreja.

​Camat Kedungreja, Kukuh Setiaji, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga keselarasan dengan alam serta kekompakan antar-kelompok tani agar sektor pertanian di Kedungreja terus maju dan sejahtera.




​Acara tasyakuran dikemas apik dengan memadukan ritual doa bersama dan pagelaran seni tradisional. Suasana budaya terasa sangat kental saat panggung acara diisi dengan penampilan memukau seni Tari Baladewaan dan Tari Lengger Banyumasan.





 Penampilan seni lokal ini berhasil memukau para hadirin sekaligus menjadi simbol bahwa sektor pertanian dan kebudayaan daerah adalah dua hal yang saling menguatkan indentitas masyarakat Kedungreja.




Dalam keterangan Artanti selaku kepala BPP ( balai penyuluh pertanian )Kedungreja menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota kelompok tani yang sudah mensuport atas terselenggaanya tasyakuran memetri Bumi ,ini merupakan wujud sukur kami atas rejeki sehingga pertanian yang ada di wilayah kecamatan Kedungreja di beri kelancaran dari mulai tanam hingga panen .

​Tasyakuran diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama sebagai simbol keberkahan dan kebersamaan seluruh elemen pertanian di Kecamatan Kedungreja.


Jurnalis Sugeng Rahmat


Lebih baru Lebih lama