Medan - Semangat membangun kolaborasi antara praktisi hukum dan insan pers melahirkan langkah anyar di Kota Medan. Sejumlah advokat dan pimpinan media sepakat membentuk Sekretariat Bersama (SEKBER) Forum Advokasi Hukum dan Media Indonesia (FAHMI) usai menggelar ajang silaturahmi.
Kegiatan kopi darat (kopdar) tersebut berlangsung di Jalan Denai Ujung No. 344 A, Kelurahan Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, pada Senin (27/7/2026). Pertemuan santai ini menjadi wadah diskusi intensif terkait penguatan sinergi dan profesionalisme kedua profesi.
Sejumlah advokat tampak hadir dalam ajang tersebut, di antaranya Tehemano Gulo, Eben Haezer Zebua, Yasaaro Tel, Leonardus Laia, Andika, Cecesokhi Laia, dan Chairun Nisa. Sementara dari kalangan pimpinan media, hadir Bung Joe Sidjabat, Syamsir, Parman Simanjuntak, Robin Silalahi, Ezri Situmorang, Darmayanti, hingga Ira.
Jaga Silaturahmi dan Kode Etik
Advokat Eben Haezar menegaskan pentingnya merawat silaturahmi antarlembaga demi terciptanya hubungan kerja yang sehat dan saling mendukung.
"Silaturahmi harus terus dijaga dan dirawat. Dari hubungan yang baik akan lahir sinergi yang kuat, dan sinergi itulah yang akan membawa kita menuju keberhasilan bersama," kata Eben.
Senada dengan Eben, Advokat Andika yang didampingi Leonardus menilai forum santai seperti kopdar sangat efektif untuk berdiskusi mengenai persoalan hukum, dinamika kebebasan pers, serta perlindungan profesi.
"Suasana santai seperti ini justru menjadi ruang yang efektif untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat sinergitas. Hubungan baik harus terus dijaga agar setiap persoalan dapat disikapi secara profesional sesuai koridor hukum dan kode etik," terang Andika.
Wadah Kolaborasi dan Edukasi Hukum
Sementara itu, Pimpinan Umum Media Siber Nusantara ID (MSN ID), Joe Sidjabat, mewakili insan pers menyampaikan bahwa gagasan pembentukan wadah ini lahir dari keinginan bersama untuk membangun komunikasi yang berkelanjutan.
"Kegiatan ini merupakan inisiatif bersama untuk duduk satu meja, berdiskusi, berbagi pengalaman, sekaligus mempererat tali silaturahmi. Dari kebersamaan itulah lahir kesepakatan membentuk SEKBER FAHMI sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi," ungkap Joe.
Melalui pendirian FAHMI dan SEKBER FAHMI, forum ini ditargetkan menjadi media komunikasi yang independen dan konstruktif. Ke depan, FAHMI diproyeksikan menjalin kemitraan strategis dengan berbagai institusi negara, mengawal kebebasan pers yang bertanggung jawab, serta mengedukasi masyarakat terkait penegakan hukum.
Sumber: Forum Advokasi Hukum dan Media Indonesia (FAHMI)
(@sbr_id/Ar/red)









