BULUKUMBA, SAMBAR.ID — Persoalan kebutuhan air bersih menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sedikitnya enam titik telah disiapkan untuk diusulkan sebagai lokasi pembangunan sumur bor guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air.
Camat Herlang, Andi Nurfidyah Samad, S.Sos., mengatakan usulan titik sumur bor tersebut telah disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bulukumba sejak Mei hingga Juni 2026.
Langkah itu dilakukan setelah pihak PUPR meminta pemerintah kecamatan mengidentifikasi enam lokasi yang membutuhkan fasilitas sumur bor.
“Kita sudah menyampaikan ke pemerintah desa dan kelurahan untuk segera menentukan titik. Alhamdulillah, kemarin sudah disurvei di Desa Tugondeng, kemudian hari ini di Kelurahan Bontokamase dan menyusul Tanuntung,” ujar Andi Nurfidyah, Rabu (16/9/2026).
Dari proses tersebut, terdapat tiga titik yang saat ini mendapat rencana pembangunan sumur bor, masing-masing tersebar di satu desa dan dua kelurahan.
Menurut Andi Nurfidyah, usulan sumur bor juga diarahkan pada sejumlah lokasi yang terdapat kawasan penanganan stunting. Ketersediaan air bersih dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat.
Air Bersih Tak Bisa Ditunda
Pembangunan sumur bor diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap sumber air yang lebih mudah diakses, terutama pada wilayah yang membutuhkan dukungan sarana air bersih.
Camat Herlang menegaskan, berbagai pembangunan yang masuk ke wilayahnya merupakan bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan dasar.
Sebelumnya, Kecamatan Herlang juga mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp4,6 miliar dari pemerintah provinsi untuk pembangunan Jalan Poros Karampuang–Gunturu.
Selain itu, terdapat pula bantuan bedah rumah sebanyak 10 unit dari pemerintah provinsi yang diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah kel tanuntung yang tadi juga sudah disurvey, yang dimna ada aspirasi 15 rumah yang disebar di desa borong, gunturu dan pataro yang juga sudah dilelang.
“Semua ini tentu tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba serta kebutuhan masyarakat yang dinantikan dan kolaborasi bersama,” kata Andi Nurfidyah.
Masyarakat Diminta Ikut Menjaga
Di tengah masuknya berbagai program pembangunan tersebut, Camat Herlang mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.
Ia berharap apabila pembangunan sumur bor terealisasi, fasilitas tersebut tidak hanya digunakan, tetapi juga dirawat sebagai aset bersama.
“Biar pemerintah membangun, kalau tidak ada rasa memiliki, percuma juga. Harapan kita semua aset ini bisa dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” tegasnya.
Saat survei lokasi di Kelurahan Bontokamase, anggota DPRD turut mendampingi tim bersama jajaran pemerintah kelurahan.
Pemerintah Kecamatan Herlang berharap proses survei dan usulan enam titik tersebut dapat berlanjut hingga tahap pembangunan, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat semakin terlayani.
SAMBAR.ID — Sekilas Mengabarkan Indonesia.
Sikap Tegas, Bijak Bertindak.










