BATURAJA, SAMBAR ID — Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kabid TIK) Polda Sumsel, Kombes Pol Teddy Rayendra, S.I.K., M.I.K., melakukan pengecekan titik panas (hot spot) di areal penampungan batu bara milik PT Semen Baturaja, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Pengecekan tersebut dilakukan menyusul terdeteksinya titik hot spot secara berulang melalui Aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel.
Kegiatan itu turut didampingi Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres OKU. Hadir pula Kabag Ops Polres OKU AKP Ujang Abdul Aziz, S.H., Kapolsek Baturaja Barat Iptu Evredi Atoni Malau, S.H., serta jajaran manajemen PT Semen Baturaja, di antaranya Senior Manager Joko Susilo, GM Satpam Purn. Perlu Suburno, dan Chief Satpam Parwit.
Pengecekan juga melibatkan personel Polsek Baturaja Barat untuk memastikan kondisi areal penyimpanan batu bara yang menjadi lokasi terdeteksinya titik panas.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan Pamatwil Karhutla OKU berkoordinasi langsung dengan pihak manajemen PT Semen Baturaja. Koordinasi dilakukan untuk menyepakati langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran di area penampungan.
Dua langkah utama yang disepakati yakni penyemprotan secara berkala di areal penampungan batu bara guna menghilangkan titik panas, serta peningkatan patroli rutin oleh tim pengamanan perusahaan di area yang berisiko menimbulkan hot spot.
Kombes Pol Teddy Rayendra menegaskan, pengawasan terhadap area rawan karhutla akan terus dilakukan guna meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera Selatan.
“Koordinasi dengan pihak perusahaan sangat penting agar upaya pencegahan karhutla dapat berjalan efektif dan terpadu,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau pelaksanaan langkah-langkah pencegahan tersebut demi menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah hukum Polres OKU.
AMEL | SAMBAR ID










