TORAJA UTARA SAMBAR ID — Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.IK., M.IK., turun langsung melakukan pengecekan stok, pendistribusian, dan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Toraja Utara, Minggu (13/9/2026) siang.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM bersubsidi tetap aman serta pendistribusiannya berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Peninjauan juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM dan kemacetan akibat antrean kendaraan.
Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Kasat Reskrim IPTU Ruxon, S.H., Kasat Intelkam IPTU Desi Salinding, dan Kanit Tipidter IPDA Abdi Musrya, S.H. Rombongan mendatangi tiga SPBU untuk memastikan proses penyaluran BBM berlangsung tertib dan sesuai aturan.
Tiga SPBU yang ditinjau yakni SPBU PT. H.M. Yunus Kadir di Jalan Poros Rantepao-Palopo, Kelurahan Tallunglipu Matallo; SPBU PT. Baruka Permai di Jalan Pongtiku, Kelurahan Karassik; serta SPBU PT. Sinar Ratte di Jalan Poros Rantepao-Makale, Lembang Tallulolo.
Di lokasi, Kapolres berdialog langsung dengan para pengawas SPBU untuk mengecek kondisi distribusi sekaligus memberikan penekanan agar BBM bersubsidi benar-benar diberikan kepada masyarakat sesuai peruntukannya.
Pengelola SPBU juga diingatkan agar tidak melayani pengisian BBM secara berulang terhadap kendaraan yang sama sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan.
“Kami ingin memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran, tidak ada penyalahgunaan maupun praktik yang merugikan masyarakat,” tegas Kapolres.
Selain memastikan distribusi, Kapolres meminta pengelola SPBU aktif mengatur antrean kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi.
“Pengelola SPBU harus mengatur antrean kendaraan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kemacetan di sekitar area pelayanan,” ujarnya.
Kapolres juga menekankan pentingnya respons cepat apabila terjadi kendala pasokan. Pihak SPBU diminta segera berkoordinasi dengan Pertamina apabila stok mulai menipis, sehingga pasokan dapat segera dipenuhi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Pengecekan langsung tersebut menjadi bagian dari pengawasan kepolisian untuk menjaga distribusi BBM bersubsidi tetap tertib, mencegah penyalahgunaan, serta memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah Toraja Utara tetap terlayani.
(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)
Editor: Daeng Pagiling | Sambar.id










